KAPAL TERBALIK DI DANAU TOBA

Tim Ad Hoc Umumkan Hasil Investigasi Kecelakaan Kapal Danau Toba, Ini Sederet Masalah yang Ditemukan

Tim Ad Hoc keselamatan dan pelayaran di Danau Toba memaparkan hasil temuan selama menginvestigasi langsung ke lapangan.

Tim Ad Hoc Umumkan Hasil Investigasi Kecelakaan Kapal Danau Toba, Ini Sederet Masalah yang Ditemukan
TRIBUN MEDAN
Tangis keluarga korban kapal tenggelam di Danau Toba saat tabur bunga, Senin (2/7/2018) 

TRIBUNBATAM.id, MEDAN - Tim Ad Hoc keselamatan dan pelayaran di Danau Toba, Sumatera Utara memaparkan hasil temuan mereka selama menginvestigasi langsung ke sejumlah pelabuhan di Danau Toba.

Berikut hasil investigasi yang dirangkum dari kompas.com, Jumat (6/7/2018):

1. Banyak Pelabuhan dan Minim Petugas

Di sekitar perairan tersebut, ada 36 pelabuhan dengan jumlah trayek sebanyak 43.

Sementara kapal yang tersedia sebanyak 215.

Hasil evaluasi itu disampaikan Kepala Subdirektorat Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan, Direktorat Angkutan dan Multimoda, Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Arif Muljanto, kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan jajarannya.

Arif mengatakan, di pelabuhan-pelabuhan Danau Toba, banyak akses terbuka sehingga sulit mengontrol muatan di atas kapal.

Jumlah petugas pelabuhan juga sangat terbatas.

"Kalau penumpang masuk dari sini, dari sini, maka ada potensi kerawanan," ujar Arif di Pelabuhan Tigaras, Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (5/7/2018).

Baca: KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba! Nyelam Kedalaman 450 M Seperti Dihimpit Air 45 Ton

Baca: Pencarian Dihentikan. Keluarga Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba, Histeris Saat Tabur Bunga

Baca: Keluarga Korban Ikhlas Pencarian Korban Danau Toba Dihentikan. Tabur Bunga dengan Menko Luhut

2. Minim kesadaran pemilik kapal dan nahkoda

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help