Walau Belum Sempurna, Kebun Raya Batam Tetap Ramai Dikunjungi Warga. Ini Spot Foto Cantiknya

Yang tampak cantik dari KRB sampai saat ini adalah pintu gerbang dan beberapa spot foto yang ada di bagian depan lokasi tersebut.

Walau Belum Sempurna, Kebun Raya Batam Tetap Ramai Dikunjungi Warga. Ini Spot Foto Cantiknya
tribun batam
Pintu gerbang Kebun Raya Batam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Proyek pembuatan Kebun Raya Batam (KRB) memang belum selesai dikerjakan.

Namun begitu, sudah sejak setahun terakhir ini tempat tersebut mulai ramai dikunjungi warga lokal maupun dari daerah lain.

Yang tampak cantik dari KRB sampai saat ini adalah pintu gerbang dan beberapa spot foto yang ada di bagian depan lokasi tersebut.

KRB sendiri terletak di Jalan Hang Lekiu, Nongsa, berjarak sekitar 16 km dari Kantor Wali Kota Batam di Batam Center.

Pengunjung tampak ramai datang saat akhir pekan.

Menurut Rindo, seorang penjual minuman di sana, setiap hari banyak yang datang terutama akhir pekan dan hari libur. Namun, tidak diketahui pasti jumlahnya.

Saat TRIBUNBATAM.id mengunjungi tempat ini, tidak tampak ada petugas. Hanya sejumlah pengunjung dan penjual makanan-minuman yang ada di sana.

Banyaknya warga mengunjungi tempat ini, karena ada pemandangan alam yang lumayan indah untuk berfoto.

Dekorasi pintu gerbangnya juga sering dijadikan spot foto utama saat warga berkunjung ke sini.

Untuk lokasi di dalam KRB, tambak berbukit-bukit, namun masih belum hijau. 

Baca: Bakal Diluncurkan Maret 2018, Simak Keunikan Kebun Raya Batam di Nongsa

Baca: Ratusan Imigran Tanam 1.000 Pohon di Kebun Raya Batam

Areal Kebun Raya Batam
Areal Kebun Raya Batam (tribun batam)

Aneka tanaman bunga sudah tampak menumbuhi areal depan KRB. 

Seorang pengunjung, Lia, menyarankan kagar lebih banyak bunga ditanam di KRB.

"Memang sudah banyak bunga. Tapi alangkah baiknya ditambah lagi. Sangat cocok di sini berwisata khusus mereka para pecinta alam,'' kata Lia.

Proyek KRB ini sudah dicanangkan menjadi cagar alam sejak 2008 lalu. Luas areal yang dialokasikan sekitar 86 hektare.

Proyek ini berada di bawah Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam.

Baca: Tahun Ini Pemko Bikin Taman Warna Warni dan Taman Labirin di Kebun Raya Batam

Baca: Pembangunan Kebun Raya Batam Dilanjutkan Lagi, Targetnya Akhir 2017 Bisa Diresmikan

Pemko juga telah menggandeng Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk membantu mewujudkan proyek tersebut.

Selain berfoto, para pengunjung juga bisa menikmati beberapa jajanan yang ditawarkan penjual di areal tersebut, termasuk menikmati air kelapa muda.

Sampai saat ini, tidak ada biaya masuk yang dikenakan. Pengunjung sangat diharapkan untuk tidak menginjak tanaman yang ada di sana.(*)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved