Mellennial

Tik Tok Diblokir, Apa Reaksi Kalangan Milenial?

Saat sedang populer, aplikasi Tik Tok mendadak diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika. Apa kata Mellennials?

Tik Tok Diblokir, Apa Reaksi Kalangan Milenial?
TRIBUNBATAM/DEWANGGA

SAAT sedang populer dan banyak digandrungi kalangan terutama kalangan mellennials, aplikasi Tik Tok mendadak resmi diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Setelah diblokir, aplikasi ini memang masih tetap bisa diunduh tetapi seluruh kontennya tak bisa dilihat.
Menurut keterangan Menkominfo Rudiantara, pemblokiran ini dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPS) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Rudiantara mengatakan, pemblokiran Tik Tok bersifat sementara.

Desakan untuk memblokir aplikasi ini ramai dikumandangkan di media sosial. Bahkan ada netizen yang membuat petisi untuk meminta aplikasi ini ditutup karena dianggap lebih banyak mudarat.

Lantas, apa kira-kira tanggapan penggemar tik tok dari kalangan mellennial?

"Kenapa Tik Tok sampai diblokir itu sebenarnya bukan keputusan yang bijak sih, karena semua platform media sosial kan pasti punya dua sisi. Ada sisi baik dan buruk, tergantung kitanya aja mengatur konten seperti apa yang harus kita perlihatkan khususnya ke anak-anak dan remaja," kata Amelia Magdalena, seorang karyawati swasta di Kota Batam.

Menurutnya, meskipun diblokir, bisa saja Tik Tok masih bisa digunakan. Contohnya bigo live, diblokir tapi setelah pembaharuan konten, kembali aktif, intinya jadi pengguna harus cerdas.

"Khususnya orangtua yang memberikan gadget ke anak. Jadi sebenarnya bukan aplikasinya yang harus ditutup," kata Amel.

Berbeda dengan Risa, salah satu staf Hotel Zia ini mengungkapkan sudah jadi hal wajar jika aplikasi Tik Tok ditutup. Karena banyak yang menyalahgunakan aplikasi ini.

Risa sendiri mengaku sering menggunakan aplikasi Tik Tok ini. Bahkan sering ngeposting ke status Whatshapp pribadinya.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help