Mellennial

Tik Tok Diblokir, Apa Reaksi Kalangan Milenial?

Saat sedang populer, aplikasi Tik Tok mendadak diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika. Apa kata Mellennials?

Tik Tok Diblokir, Apa Reaksi Kalangan Milenial?
TRIBUNBATAM/DEWANGGA

Menurutnya, aplikasi ini memang menyenangkan dan bisa membuat pengguna lupa daratan jika tidak bisa mengontrol diri.

Lain halnya dengan Efrida. Gadis belia yang baru lulus SMK ini sama sekali tidak pernah menggunakan aplikasi Tik Tok. Dirinya hanya pernah mendengar dan mengetahui bahwa aplikasinya ditutup.

"Wajarlah ditutup. Kalau aplikasinya mengganggu, pemerintahkan punya hak," katanya.

Praktisi IT Batam Ammar Satria angkat bicara soal pemblokiran aplikasi Tik Tok ini. Menurutnya, pemerintah seharusnya tidak langsung melakukan pemblokiran.

Kalau aplikasi tersebut sudah menyimpang dari norma, pemerintah bisa memberikan surat peringatan pada pengelola aplikasi sebanyak 3 kali. Kalau sudah diperingatkan baru ditutup.

Ia juga mengimbau pada kalangan Mellennial agar menggunakan internet secara sehat. Karena media kreativitas itu memang bagus, hanya saja sudah disalahgunakan dan terlalu melewati batas.

"Nah, saya ambil contoh kalau bisa gunakan aplikasi Tik Tok itu dari sisi baiknya seni video, teknik pengeditan video, dan seni musiknya. Jadi bukan hanya sekadar lipsing," paparnya. (*)

Tips
Gunakan Media Sosial dengan Bijak
1. Pilih aplikasi yang mendidik dan penuh kreativitas.
2. Gunakan aplikasi yang sesuai passion. Misalnya hobi menyanyi gunakan aplikasi menyanyi, dance, gunakan aplikasi dance dan lainnya.
3. Penggunaan platform selain Tik Tok bisa digunakan untuk kreativitas. Jangan hanya satu platform saja. (*)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help