Home »

Video

HEADLINE TRIBUN BATAM : Zonasi Sekolah Masih Gaduh

Tidak sebandingnya daya tampung sekolah negeri dengan jumlah pendaftar mengakibatkan banyak siswa harus terpental menikmati sekolah negeri

TRIBUNBATAM.id, BATAM  -  Kekhawatiran kegaduhan pascapelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Batam benar-benar terjadi.

Tidak sebandingnya daya tampung sekolah negeri dengan jumlah pendaftar mengakibatkan banyak siswa harus terpental menikmati sekolah negeri.

Sistem zonasi juga tidak mampu mengurai persoalan, tetapi justru dinilai banyak menambah kian pelik persoalan.

Di sisi lain alternatif menyekolahkan anak di sekolah swasta dirasa sebagian masyarakat cukup memberatkan karena persoalan biaya.

Berdasar  pantauan Tribun, ratusan orangtua/wali murid  di Sagulung dan Batuaji misalnya, mengaku kesal karena nama anaknya tidak tercantum di lembar penerimaan siswa baru di beberapa sekolah negeri, khususnya SMP yang di kedua wilayah itu, Sabtu (7/7/2018).

Camat Pusing

Di Sagulung, kebingungan para orangtua siswa “menjalar” ke camat. Camat Sagulung, Reza Khadafy pun mengaku ikut pusing.

"Jangankan orangtua, kita saja sebagai camat yang merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah juga sangat pusing. Warga banyak yang mengadu anaknya tidak bisa masuk sekolah negeri. Handphone saya terus berdering ditelepon warga," kata Reza.

Dia mengatakan untuk wilayah Sagulung, kemungkinan siswa yang tidak bisa masuk sekolah sangat banyak. Baik itu sekolah swasta maupun negeri. Pasalnya jumlah lulusan siswa tidak sebanding dengan ketersediaan kelas.

Tidak Bisa Lebihi Kuota

Halaman
12
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help