Ombak Kuat, Kapal Ferry Tanjungpinang-Anambas Berputar-putar Saat Hendak Sandar

Ferry MV Seven Star Island tampak berputar-putar di Pelabuhan Tarempa Senin (9/7/2018) sore. Tidak ada yang aneh dari kapal Pinang-Letung-Tarempa ini

Ombak Kuat, Kapal Ferry Tanjungpinang-Anambas Berputar-putar Saat Hendak Sandar
TRIBUN BATAM/TYAN
Ilustrasi pelabuhan Tarempa, Anambas, Sabtu (12/3/2016) Kapal ferry yang biasa melayani rute pelayaran Tanjungpinang-Letung-Tarempa PP kembali beroperasi 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-‎Kapal ferry MV Seven Star Island tampak berputar-putar di Pelabuhan Tarempa Senin (9/7/2018) sore. Tidak ada yang aneh dari kapal tujuan Tanjungpinang-Letung-Tarempa ini.

Semula, kapal yang didominasi warna putih ini, terlihat normal saat sandar dan menurunkan penumpang serta barang dengan posisi sandar menyamping.

Namun, sekitar tiga puluh menit proses bongkar muat barang dari bagian depan kapal, mesin kapal terdengar berbunyi.

Baca: Soal Pleno Penetapan Walikota Terpilih Hasil Pilwako, KPU Tanjungpinang Tunggu Surat MK Ini

Baca: Jangan Panik! Penyakit Asam Urat Dapat Diatasi Pakai 3 Ramuan Alami! Ini Rahasia Membuatnya!

Baca: Kepala Dinkes Kepri Blak-blakan di Karimun, Pasien Cuci Darah di Kepri Terus Bertambah

Baca: Inilah 4 Kisah Istri Orang Terkaya di Dunia, Tangguh dan Pintar! Begini Kisah di Baliknya!

Tali kapal yang diikat di pelabuhan pun diangkat, kapal perlahan mulai bergerak. Semua penumpang terlihat sudah turun dari kapal.

"Pindah agak ke depan, Bang. Lautnya agak kuat," ujar salahseorang awak kapal yang berada di pintu samping kapal sambil memegang tali.

Kapal yang mencoba melakukan manuver untuk sandar ini pun, terlihat berkali-kali pindah untuk mencari posisi sandar yang tepat. Tujuannya, tentu agar ombak laut tidak terlalu menggoyang kapal.

Sedikitnya, tiga kali kapal mencoba untuk mencari posisi sandar yang pas. Kapal yang bolak balik pun, rupanya cukup merepotkan buruh yang biasa mengangkat barang ketika kapal datang.

Mereka tampak mondar mandir sambil membawa gerobak dan papan kayu sebagai media untuk memindahkan barang dari kapal ke pelabuhan.

"Wah, ayo pindah lagi. Cepat bawa kayunya. Permisi Pak," ujar salaseorang buruh yang umurnya ditaksir mencapai empat puluh tahunan itu.

Cukup lama berputar-putar, kapal pun akhirnya sandar dengan posisi menyamping dengan pintu masuk dan keluar di sebelah kiri menghadap pelabuhan.

Posisi ini, sama seperti posisi pertama kapal sandar untuk menurunkan penumpang dan sebagian barang.

Hujan cukup lebat memang mengguyur Tarempa sejak siang hari sekitar pukul satu siang. Hujan memang suda cukup lama tidak mengguyur Tarempa.

Beberapa warga mengatakan, kalau hujan yang turun itu seakan bertambah lebat karena ditambah angin yang kuat.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak memprediksi, hujan dengan intensitas sedang terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Adapun arah angin dari arah selatan menuju barat dengan kecepatan antara enam hingga dua puluh knots. Sementara, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 0,5 hingga 1,25 meter. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved