Terjebak di Gua Thailand! Keluar dari Gua, 4 Remaja Ini Minta Makan Nasi

Empat remaja anggota tim sepak bola yang berhasil keluar lebih dulu dari Goa Tham Luang, Thailand, dilaporkan mulai minta makan nasi ketika bangun

Terjebak di Gua Thailand! Keluar dari Gua, 4 Remaja Ini Minta Makan Nasi
AFP/AL Thailand
Tim sepak bola remaja di Thailand yang terdiri dari 12 remaja dan seorang pelatih ditemukan di dalam goa setelah terjebak sejak 23 Juni 2018 

TRIBUNBATAMN.ID, MAE SAI-Empat remaja anggota tim sepak bola yang berhasil keluar lebih dulu dari Goa Tham Luang, Thailand, dilaporkan mulai minta makan nasi ketika bangun.

Gubernur Chiang Rai, Narongsak Osottanakorn dalam konferensi pers berkata, keempat remaja itu lapar saat mereka bangun Senin pagi (9/7/2018) waktu setempat.

"Mereka mengajukan permintaan khusus untuk bisa makan nasi Pad Kra Pao," kata Osottanakorn seperti diwartakan Asia One.

Baca: Kalah dari Thailand, Timnas U-19 Bisa Balas Dendam di Final. Ini Syaratnya!

Baca: Cukup Bermodalkan Ponsel, Inilah 5 Pekerjaan Beruang yang Anda Bisa Lakukan!

Baca: Faktor Italia, Sejarah Mencatat Inggris Bakal Juara Piala Dunia 2018. Kenapa?

Baca: Inilah 4 Kisah Istri Orang Terkaya di Dunia, Tangguh dan Pintar! Begini Kisah di Baliknya!

Pad Kra Pao merupakan kuliner terkenal di Thailand berupa babi yang ditumis beserta daun kemangi, dan biasanya dihidangkan dengan telur.

Osottanakorn yang bertindak sebagai ketua tim penyelamat berujar, bisa atau tidaknya Pad Kra Pao itu diberikan bergantung penilaian tim medis.

Tim medis berargumen, ada kekhawatiran perut mereka sedang dalam kondisi rentan karena sudah berhari-hari tidak makan.

Selain itu, tim medis juga tidak mengizinkan jika keempat remaja tersebut melakukan kontak fisik dengan keluarga mereka.

Keluarga keempat anggota tim sepak bola itu diizinkan untuk menjenguk, namun dokter bakal memberi batas sejauh dua meter.

"Para dokter terpaksa menjauhkan anak-anak itu dari keluarga mereka karena takut jika remaja itu membawa infeksi," ujar Osottanakorn dikutip Daily Mail.

Inspektur Departemen Kesehatan Thailand, Dr Tongchai Lertwilairattanapong, berujar dia masih menunggu hasil tes darah keempat remaja itu.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved