3 Kali Pemilu, Tingkat Partisipasi Pemilih di Kepri Masuk Terendah se-Indonesia

Dalam penyelenggaraan Pemilu dari tahun 2006, 2011, dan 2015 lalu, partisipasi pemilih Kepri ternyata berada di posisi terendah se-Indonesia.

3 Kali Pemilu, Tingkat Partisipasi Pemilih di Kepri Masuk Terendah se-Indonesia
tribun batam
Komisioner KPU Kepri Parlindungan Shiombing. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Dalam penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) yang digelar dari tahun 2006, 2011, dan 2015 lalu, partisipasi masyarakat Kepri ternyata berada di posisi terendah se-Indonesia.

Hal itu disampaikan komisioner KPU Kepri Parlindungan Shiombing. 

Dia menjelaskan, tingkat partisipasi pemilih di Kepri di bawah 50 persen.

"Tiga kali berturut-turut digelar pemilihan umum, partisipasi pemilih di Kepri hanya 48,5 persen dan itu sangat memprihatinkan," katanya, Selasa (10/8/2018).

Selain itu, kata dia, pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2015, Kota Batam menduduki peringkat kedua terendah se-Indonesia untuk partisipasi pemilih.

"Bayangkan se-Indonesia, Kota Batam terendah kedua. Yang pertama diduduki Kota Medan saat itu," ucapnya.

Baca: Soal Pleno Penetapan Walikota Terpilih Hasil Pilwako, KPU Tanjungpinang Tunggu Surat MK Ini

Baca: Sudah Hari ke-6, Belum Satupun Parpol Daftarkan Bacaleg ke KPU Batam

Sebab itu, pihaknya mengharapkan para pemilih untuk meningkatkan partisipasinya. KPUKepri pun terus melakukan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih

"Kalau penyelenggaraan pemilu selesai, namun partisipasi pemilihnya di bawah 50 persen, itu berarti belum berhasil menyelenggarakannya,"tegas Parlindungan.

Dia menargetkan, Pemilu kali ini partisipasi pemilih harus di atas 50 persen.

Adapun cara yang dilakukan adalah pertama, berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan kroscek kesesuaian alamat identitas KTP warga yang dari dulu menjadi persoalan saat pencoblosan.

Kedua, memanfaatkan media sosial untuk kampanye peningkatan kesadaran warga.(*)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved