Bankir Indonesia Anggap Go-Jek Pesaing Baru di Bisnis Perbankan. Begini Hasil Surveinya!

72 persen bankir eksekutif senior menganggap Go-Jek sebagai pesaing baru yang patut diperhitungkan di Indonesia

Bankir Indonesia Anggap Go-Jek Pesaing Baru di Bisnis Perbankan. Begini Hasil Surveinya!
Driver ojek online Go-Jek 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA-Survei Pricewaterhouse Coopers (PwC) Indonesia menunjukkan, 72 persen responden yang merupakan bankir eksekutif senior menganggap Go-Jek sebagai pesaing baru yang patut diperhitungkan di Indonesia.

Selain itu, sebesar 62 persen bankir juga menilai Alibaba dan fasilitasnya yaitu Alipay beserta layanan-layanan lannya juga berpotensi menjadi tantangan baru bagi perkembangan bisnis perbankan di Indonesia.

Baca: Mengenal Rumah Jawa! Bentuk Bangunan dan Simbol Status Sosial di Baliknya

Baca: 13 Korban Terjebak dalam Gua Thailand Berhasil Diselamatkan, Begini Kondisi Terakhir Mereka

Baca: Inilah 8 Fakta Penemuan Mayat di Batuampar! Korban Sudah 4 Bulan Terakhir Mengeluh Sakit

Baca: Jangan Panik! Penyakit Asam Urat Dapat Diatasi Pakai 3 Ramuan Alami! Ini Rahasia Membuatnya!

PwC Indonesia Consulting Directir Santoso Widjaja menjelaskan, untuk dapat meningkatkan daya saing, penyedia layanan perbankan dapat berkolaborasi dengan penyedia layanan komunikasi untuk menciptakan solusi-solusi berupa dompet elektronik (e-wallet) dan uang elektronik (e-money).

Kantor Go-Jek Indonesia
Kantor Go-Jek Indonesia (Reska K. Nistanto/KOMPAS.com)

"Kita berharap untuk melihat di tahun-tahun mendatang, ekspansi layanan digital dari perusahaan-perusahaan telekomunikasi dapat semakin memperkuat solusi-solusi dompet elektronik atau uang elektronik mereka," ujar Santoso di Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Penguatan sistem dompet elektronik atau uang elektronik dinilai diperlukan, sebab dalam survei juga ditunjukkan, pemberian pengalaman nasabah terbaik masih dipimpin oleh kantor-kantor cabang fisik.

Baru kemudian disusul oleh jalur pelayanan melalui seluler dan internet yang masing-masing sebesar 64 persen dan 56 persen. "Sementara kantor-kantor cabang digital, uang elektronik, dan jalur media sosial masih memerlukan perbaikan untuk meningkatkan pengalaman nasabahnya," kata Santoso. (*)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bankir Indonesia Anggap Go-Jek Pesaing Baru di Dunia Perbankan

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help