Maksimalkan Potensi Lokal, Grab Siap Kerjasama dengan Tribun Batam

Ingin lebih mendekatkan diri ke masyarakat, perusahaan aplikasi angkutan online, Grab, sambangi Tribun Batam.

Maksimalkan Potensi Lokal, Grab Siap Kerjasama dengan Tribun Batam
tribun batam
Foto bersama manajemen Grab dengan Pimpred Tribun Batam saat kunjungan, Selasa (10/7/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ingin lebih mendekatkan diri ke masyarakat, perusahaan aplikasi angkutan online, Grab, sambangi Tribun Batam.

Kedatangan manajemen Grab diwakili oleh Vice President Grab bidang Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintahan Sumatera Bagian Selatan, Ronald Sipahutar dan Head Grab Wilayah Kepri, Anton Gaho, Selasa (10/7/2018) pagi.

Di hadapan manajemen Tribun Batam, Ronald menyampaikan, tujuan pihaknya ke Tribun Batam adalah berdiskusi dan melihat kearifan lokal.

"Hampir setahun di Batam ada perubahan strategi di Batam," kata Ronald di ruang meeting Tribun Batam lantai dasar.

Ronald menambahkan, sejak 1 Mei 2018 lalu, pihaknya sudah melakukan menemui sejumlah instansi terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub), pemerintah kota, dan kepolisian di berbagai daerah.

"Jadi ketemu teman-teman media. Teman-teman Tribun bisa berikan masukkan ke Grab. Bagaimana caranya kita buat aktivitas di Batam berdampak kepada masyarakat. Kita gandeng Tribun bersama,"tuturnya.

Baca: 5 Fakta Aksi Oknum Call Center Grab Curi Uang Insentif Pengemudi Hingga Rp 1 Miliar

Baca: Curangi 3.000 Pengemudi, Oknum Call Center Grab Kantongi Rp 1 Miliar

Baca: Aplikator Transportasi Online Dijadikan Perusahaan Jasa Angkutan Umum, Grab Makin Bimbang

Kedatangan manajemen Grap disambut hangat oleh Pimpinan Redaksi Dwie Sudarlan dan bagian EO Tribun Batam Adit, account executive Ramela dan digital advertising Superintedent Andrian Muslim.

Dalam pertemuan itu, Dwie menyampaikan sangat senang dengan keberadaan Grab.

Dwie juga menyarankan kepada Grab, untuk mendekatkan diri di Batam, Grab bisa masuk melalui BP Batam dan Pemko Batam.

Dia menambahkan, pastinya kota Batam sangat memerlukan teknologi Grab yang canggih. Apalagi kondisi transportasi umum di sini masih belum memadai.

"Saat turis datang, sangat sulit untuk mengambil Grab di pelabuhan. Sementara mereka sebenarnya sudah pesan," katanya. (*)

Penulis: roma uly sianturi
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help