Soal Dentuman Misterius, BMKG Minta Pemko Batam Bikin Surat Datangkan Tim Teknis dari Jakarta

Surat tersebut nantinya akan menjadi acuan BMKG supaya mendatangkan tim teknis dari BMKG pusat ke Kota Batam.

Soal Dentuman Misterius, BMKG Minta Pemko Batam Bikin Surat Datangkan Tim Teknis dari Jakarta
KOLASE TRIBUNBATAM.id
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, Batam - Suara dentuman keras disertai getaran yang sudah terjadi tiga kali di Kota Batam selama kurun waktu 8 bulan terakhir, membuat tanda tanya besar bagi warga.

Dan, dentuman serta getaran cukup keras terjadi terakhir kemarin, Selasa (10/7/2018) sekitar pukul 14.30 WIB.

Sampai saat ini pun pihak keamanan di Batam dan Stasiun Badan Meteorologi Kalimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Hang Nadim Batam, belum mengetahui sumber dan penyebab suara tersebut.

Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Klas I Hang Nadim, Suratman mengatakan, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa sensor seismik di Tanjung Pandan mencatat getaran tersebut.

Tetapi sinyal seismiknya masih terdapat banyak kebisingan atau noise sehingga agak sulit memastikan sumbernya apakah gempa, ledakan, atau sumber lain.

Baca: Dentuman dan Getaran di Batam Tercatat di Sensor Seismik BMKG, Dari Manakah Sumbernya?

Baca: Danlantamal IV Bentuk Tim Khusus Ungkap Misteri Dentuman dan Getaran yang Kerap Landa Batam

Baca: Dalam Kurun Waktu 8 Bulan Terjadi 3 Kali Suara Dentuman dan Getaran Misterius di Batam, Ada Apa?

Hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa sensor seismograf yang berada di Tanjung Pandan mencatat getaran pada Selasa (10/7/2018).
Hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa sensor seismograf yang berada di Tanjung Pandan mencatat getaran pada Selasa (10/7/2018). (BMKG)

"Kita juga tidak dapat menentukan lokasi titik sumbernya karena hanya satu sensor seismik yang mencatat ," kata Suratman yang merujuk pada keterangan Daryono Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG), Rabu (11/7/2018).

Suratman juga mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Batam agar  menyurati BMKG untuk melakukan tindak lanjut dari sumber dentuman misterius ini.

Menurutnya, surat tersebut nantinya akan menjadi acuan BMKG supaya mendatangkan tim teknis dari BMKG pusat ke Kota Batam.

Tim teknis ini akan mengadakan penelitian lebih lanjut tentang kejadian ini supaya tidak menimbulkan keresahan dan kecemasan masyarakat.

"Kita sudah minta pihak Pemko untuk menyurati kami," katanya. (*)

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved