Tindak Kejahatan Dengan Pelaku Bawah Umur Meningkat di Batam, Ini Pemicunya

Tindak pidana dengan pelaku di bawah umur di Batam setiap tahun meningkat, bahkan jumlah kasusnya melebihi pelaku dewasa

Tindak Kejahatan Dengan Pelaku Bawah Umur Meningkat di Batam, Ini Pemicunya
dok
Ilustrasi penjara anak 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Tindak pidana dengan pelaku di bawah umur di Batam setiap tahun meningkat, bahkan jumlah kasusnya melebihi pelaku dewasa.

"Kejahatan yang pelakunya anak di bawah umur, setiap tahunnya terus meningkat, yang parahnya tindakan kriminal yang dilakukan anak melebihi orang dewasa," kata Agus dari Bapas Batam, Rabu (11/7/2018).

Tahun 2017 menurut Agus, ada 2.000 kasus. "100 kasus yang harus maju ke meja persidangan karena tindakan yang dilakukannya sudah tidak bisa ditolerir," ungkapnya.

Baca: TNI AU Nyaris Tembak Jatuh Jet Tempur AS Penyusup Setelah Kepergok Nyelonong ke Bawean!

Baca: WNA Malaysia Tewas Usai Berkencan di Hotel di Karimun, Begini Kejadiannya

Baca: Rampas Tas Korban Newton Batam, Polisi Tembak Betis Pelaku Curas Kabur ke Belakang Padang

Baca: Senjata Dilucuti, Polisi di Meksiko Kini Bersenjata Ketapel. Ini Alasan Sebenarnya!

Tahun 2018 hingga semester pertama, kasusnya sudah ratusan. "Hanya saja masih banyak kasus anak yang bisa diselesaikan secara kekeluargaan, mengingat pelakunya masih sekolah dan korbannya masih mau memaafkannya," jelasnya.

Agus mengatakan banyak kasus tindakan kriminal tadi akibat kecanduan warnet. Mereka juga belajar dari internet. "Yang parahnya yang pernah kita tangani ada lima orang anak yang melakukan tindakan kriminal

memperkosa seorang perempuan setelah melihat film yang tidak seharusnya ditonton di Warnet," kata Agus.

Dia berharap peranan orangtua harus lebih aktif dalam membina dan mengawasi anak mereka pasalnya anak usia 14 tahun sampai dengan usia 19 tahun masih mencari jati diri dan ingin mengetahui segala sesuatunya.

"Anak diusia 14 tahun sampai 19 tahun yang sangat rentan dengan godaan pergaluan serta rasa ingintahunya lebih tinggi," kata Agus.

Jika orangtua lengah mengawasi maka, anak tersebut akan lebih dominan belajar diluar dan lebih mudah tergoda dengan hal hal yang tidak diinginkan.

"Memang orangtua bukan satu satunya yang mengawasi anak, karena anak memiliki banyak waktu baik di rumah terlebih di luar rumah,"kata Agus. (*)

Tags
bapas
Penulis: Ian Pertanian
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help