Atasi Calon Siswa yang tak Tertampung di Negeri, Pemko Batam Kumpulkan Kepsek Swasta. Ini Hasilnya

Ada sekitar 300 orang yang hadir dan ikut membahas persoalan daya tampung sekolah negeri yang terbatas.

Atasi Calon Siswa yang tak Tertampung di Negeri, Pemko Batam Kumpulkan Kepsek Swasta. Ini Hasilnya
tribun batam
Pertemuan Wakil Walikota Batam Amsakar Ahman dan Dinas Pendidikan (Disdik) Batam dengan pengurus yayasan, dan kepala sekolah swasta di Gedung Pemko Batam, Kamis (12/7/2018). 

"Ukuran mahal itu relatif. Swasta tak semuanya mahal. Kebijakan di sekolah swasta itu berbeda-beda satu dengan lainnya. Ada yang kalau keluarganya bersekolah di tempat yang sama, akan diberikan potongan sekian persen. Kalau ada yang tak mampu, dicari dari dana lain. Memang tak bisa ditampung menggunakan dana BOS (bantuan operasional sekolah) 100 persen," kata seorang pengurus yayasan pada pertemuan itu.

Ada opsi lain, seperti yang disampaikan Pieter Pureklolong dari Yayasan Muhajirin, Dotamana Indah. Dikatakan, pihaknya bisa saja memberikan keringanan kepada siswa dengan sistem pembayaran uang sekolah yang bisa dicicil.

"Kami bisa seperti usulan yang bapak sampaikan. Tapi izin sekolah swasta dipermudah. Kami tak bisa mengurangi SPP, tapi sistem pembayarannya bisa dipermudah," saran Pieter.

Termasuk solusi yang disampaikan Udin dari Yayasan Keluarga Mandiri Batam di Dapur 12.

Dikatakan, pihaknya bersedia meminjamkan ruang kelas sekolah mereka untuk dipergunakan belajar bagi siswa sekolah negeri terdekat.

"Sekolah kami bersebelahan dengan SMPN 27. Kalau ada siswa yang tak tertampung, mau dipakai ruang kami pada siang harinya, boleh," kata Udin. (*)

Baca berita terkait di Harian Tribun Batam edisi Jumat (13/7/2018).

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help