Pejabat Arsip Nasional ke Tanjungpinang, Ingatkan Soal Arsip Kerajaan Riau-Lingga  

Pejabat Arsip Nasional ingatkan pejabat arsip Tanjungpinang pentingnya arsip kerajaan riau lingga

Pejabat Arsip Nasional ke Tanjungpinang, Ingatkan Soal Arsip Kerajaan Riau-Lingga   
Humas pemprov Kepri
Ilustrasi Hj Noor Lizah sebagai Zuriat Kerabat Kerajaan Riau Lingga dan Penasehat Persatuan Bugis Singapura menghadiri prosesi adat Mattemmu Taung Kedatuan Luwu di Istana Kedatuan Luwu, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Deputi Bidang Kearsipan dan Pengembangan Sistem Kearsipan Arsip Nasional RI (ANRI) Imam Gunarto kunjungan kerja ke Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang, Kamis (12/7/2018).

Kedatangan Deputi dan rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Wan Samsi dan Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Erlison beserta sejumlah jajaran Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang.

Baca: Suara-suara dari Lokalisasi KM 24 Bintan! Bukan Semudah Cerita Sukses Gang Dolly Surabaya

Baca: TNI AU Nyaris Tembak Jatuh Jet Tempur AS Penyusup Setelah Kepergok Nyelonong ke Bawean!

Baca: Inilah Saegheh, Drone Iran di Suriah Pembikin Israel Kalang Kabut. Ternyata Pakai Teknologi Siluman

Baca: Bayar Rp99 Ribu, Anda Bisa Nikmati Barbaque ala Mongolia Sepuasnya di I-Hotel Batam

Dalam kunjungannya itu, Deputi beserta rombongan langsung meninjau layanan Perpustakaan. Ia pun langsung di ajak untuk melihat-lihat koleksi buku yang ada di Perpustakaan Kota Tanjungpinang.

Deputi saat itu memfokuskan perhatian pada buku naskah kuno yang tersimpan di Perpustakaan. Terutama buku naskah kuno Kerajaan Riau-Lingga. Karena naskah kuno merupakan warisan luhur yang harus kita simpan dan lestarikan.

Namun, sayangnya naskah kuno yang seharusnya disimpan oleh Perpustakaan sebagai catatan sejarah, masih tersebar dan dipegang oleh masyarakat.

“Masyarakat enggan menyerahkan naskah kuno kepada Perpustakaan, karena naskah itu adalah koleksi keluarga dan menjadi indentitas mereka, makanya tidak mahu dilepas.

Padahal, jika naskah kuno tersimpan di Perpustakaan, nilai-nilai sejarah yang ditinggalkan oleh nenek moyang kita bisa dipelajari dengan baik oleh generasi muda," kata Imam.

Lebih lanjut dia menjelaskan penarikan naskah-naskah kuno yang ada di tengah masyarakat harus dilakukan secara persuasif oleh Perpustakaan Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang,

sehingga naskah-naskah kuno itu tidak hilang dan tetap terawat. Untuk itu, Perpustakaan Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang harus berkerjasama untuk melestarikan naskah-naskah kuno yang berada di masyarakat.

“Perpustakaan Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang bekerjasama ANRI untuk proses penyelamatan naskah-naskah kuno, untuk pengolahannya disini, bagaimana konservasinya nanti akan kita bantu “, ujarnya.

Deputi ANRI berkunjung ke Tanjungpinang, Kamis (12/7/2018)
Deputi ANRI berkunjung ke Tanjungpinang, Kamis (12/7/2018) (tribunbatam/munirul ikhwan)

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kepri, Amir Husin yang ikut mendampingi Deputi, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menyusun peraturan Gubernur (Pergub).

Dalam Pergub itu disebutkan kepada siapa saja yang mendaftarkan memiliki buku kuno kepada kami dalam keadaan baik akan kita berikan penghargaan dan uang.

"Hal ini merupakan langkah penyelamatan naskah kuno dan arsip penting yang ada di Kepulauan Riau,” ucap Amir.

Selanjutnya rombongan diajak untuk meninjau ruang depo arsip yang berada di lantai dasar. Wan Samsi pun langsung menunjukkan sejumlah arsip-arsip penting yang masih tersimpan dan terawat di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang.

Wan Samsi mengaku siap bekerjasama dengan Dinas Provinsi Kepri untuk menyelamatkan barang-barang kuno maupun arsip-arsip kuno yang disimpan oleh masyarakat. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help