Sekitar 900 Calon Murid tak Tertampung di SMPN Sagulung, Para Orang Tua pun Ingin Temui Wako Batam

"Kami dari tadi pagi sudah datang kemari dan berharap pertemuan Pak Wali untuk memberikan solusi anak kami yang tidak bisa sekolah."

Sekitar 900 Calon Murid tak Tertampung di SMPN Sagulung, Para Orang Tua pun Ingin Temui Wako Batam
tribun batam
Para orang tua murid yang anaknya tidak tertampung di SMPN di Sagulung berkumpul di halaman SDN 019 dan meminta bertemu dengan Walikota Batam, Kamis (12/7/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Ratusan orang tua murid yang anaknya tidak tertampung di SMPN di wilayah Sagulung berkumpul di halaman SDN 019 Sagulung, Kamis (12/7/2018).

Mereka meminta bertemu dengan Wali Kota Batam. 

"Kami dari tadi pagi sudah datang kemari dan berharap pertemuan dengan Pak Wali untuk memberikan solusi kepada anak kami yang tidak bisa tertampung di SMPN yang ada di wilayah Sagulung,"kata Sumarni, seorang orang tua murid.

Dia juga menyampaikan, bahwa nilai anaknya rendah dan sudah melakukan pendaftaran melalui jalur bina lingkugan.

Namun, anaknya belum juga bisa lolos masuk ke SMP Negeri 35 Sagulung.

Baca: Panitia PPDB Diduga Langgar Perda Pendidikan, DPRD Provinsi Kepri Panggil Kepala Dinas

Baca: Tidak Lolos PPDB, Sejumlah Orangtua Murid Menyegel SMA Negeri. Begini Kejadiannya!

"Inilah yang ingin kami sampaikan kepada Pak Wali nanti, bagaimana solusi bagi anak saya dan calon siswa baru lainya yang memang belum bisa tertampung,"ujarnya.

Sementara itu, Camat Sagulung Reza mengatakan, hari ini memang ada jadwal Walikota Batam menemui mereka.

"Nanti Pak Wali akan datang kemari untuk mengetahui langsung keluhan sejumlah warga yang anaknya tidak bisa tertampung di SD dan SMP negeri dan apa solusinya,"katanya.

Reza menjelaskan, saat ini ada 900 lebih calon siswa baru yang tidak bisa tertampung di SMPN di wilayah Sagulung.

"Kurang lebih 900 calon peserta didik baru yang tidak tertampung ke SMPN di sagulung, dan inilah yang akan disampaikan warga ke Pak Wali langsung,"ungkapnya.

Selain itu, untuk tingkat SD, ada 20 kursi yang kurang untuk menampung calon peserta didik baru. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved