Suara-suara dari Lokalisasi KM 24 Bintan! Bukan Semudah Cerita Sukses Gang Dolly Surabaya

Selain Bukit Indah, lokalisasi Bukit Senyum, KM 79 Bintan Utara juga direncanakan ditutup pada 2019

Suara-suara dari Lokalisasi KM 24 Bintan! Bukan Semudah Cerita Sukses Gang Dolly Surabaya
dok.Surya
Ilustrasi aktivitas lokalisasi di Gang Dolly Surabaya sebelum direlokasi 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-"Bila tempat ini mau ditutup, mau kemana kita nanti?"pertanyaan itu langsung dilemparkan ke petugas Dinas Sosial (Dinsos) Bintan, Kamis (12/7/2018) yang mensosialisasikan program Penutupan Lokalisasi di Kampung Bukit Indah Km 24.

Ruangan Klinik Sri Indah, tempat sosialisasi jadi riuh rendah. Beragam tanggapan muncul. Ada yang protes, kaget, ketus, dan bertanya tanya apakah rencana itu serius atau main main.

Seorang perempuan yang hadir di ruangan tersebut terlihat diam terpojok usai bertanya seputar penutupan yang membuat dirinya kaget.

Baca: Kalau Menyusu Dibantu Selang, Kondisi Berkepal Dua di Batam Perlu Bantuan

Baca: Mengenal Mung Pahardimulyo, Komandan Kopassus di Masa RPKAD. Telan Enam Telur Sanca Sekaligus

Baca: TNI AU Nyaris Tembak Jatuh Jet Tempur AS Penyusup Setelah Kepergok Nyelonong ke Bawean!

Baca: Kisah Sedih Istri Penyelam yang Meninggal saat Selamatkan Tim Bola Thailand di Gua

Dengan lentingan rokok di tangannya, ia sesekali mengajak rekannya tentang membicarakan peluang hidup di tempat lain bila lokalisasi ditutup selama lamanya.

"Mungkinkah kita bakal pulang kampung?"sahut diantaranya.

Dinas Sosial Bintan mensosialisasikan penutupan lokalisasi menyusul rencana baru kawasan akan diubah dengan wajah baru yang jauh dari nuansa hidup ala lokalisasi.

Selain Bukit Indah, lokalisasi di Bintan yang juga akan ditutup adalah Bukit Senyum, yang ada di Km 79 Bintan Utara. Rencana eksekusi tutup berlangsung pada 2019.

Lokalisasi Bukit Indah Km 24 berada di perkampungan mungil di Kecamatan Toapaya. Secara administrasi, kampung tersebut masuk dalam wilayah Kelurahan Toapaya Asri.

Jumlah penghuninya cukup signifikan. Sebagian menggantungkan hidupnya dari riuh rendah bisnis hiburan yang menggeliat di tengah tengah kampung.

Tapi, meski berada di lokalisasi, tidak semua penghuni di dalam bergantung nafkah dari keriuhan bisnis hiburan yang ada. Sebagian bekerja di luar dan tidak terkait bisnis hiburan lokalisasi.

Halaman
123
Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help