30 Menit Orasi di STTI Tanjungpinang, Mantan Ketua MK Mahfud MD Merasa Berada di Tempat yang Tepat

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Profesor Doktor Mahfud MD mengaku datang di tempat yang tepat saat berkunjung ke STTI Tanjungpinang.

30 Menit Orasi di STTI Tanjungpinang, Mantan Ketua MK Mahfud MD Merasa Berada di Tempat yang Tepat
tribun batam
Mantan Ketua MK Profesor DR Mahfud MD menerima cinderamata dari Ketua STTI Tanjungpinang Louis Frederick didampingi Gubernur Kepri H Nurdin Basirun di kampus STTI Tanjungpinang, Sabtu (14/7/2018) siang. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Profesor Doktor  Mahfud MD mengaku datang di tempat yang tepat saat berkunjung ke STTI Tanjungpinang, Sabtu (14/7/2018).

Sebab, dia berada di lembaga pendidikan yang tidak hanya membimbing anak bangsa agar unggul dalam bidang ilmu pengetahuan tetapi juga berkualitas secara moral.

"Saya datang ke laboratorium kebhinekaan atau yang tadi disebutkan miniatur Indonesia agar Indonesia ke depan sama seperti di tempat ini. Ada kebersatuan dalam kebhinekaan," aku Mahfud usai membawakan orasi ilmiah di sekolah tinggi tersebut.

Pengakuan tersebut menjadi inti dari orasi ilmiah Mahfud selama setengah jam di hadapan mahasiswa baru tahun akademik 2018-2019.

Dalam orasi ilmiahnya, profesor ini memadukan pengalaman pribadi dengan nilai-nilai moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mahfud sendiri berasal dari desa Waru di Madura. Sejak kecil dia bercita-cita ingin menjadi guru agama.

Keinginan inilah yang mendorong dia menyelesaikan pendidikan guru agama.

Namun, setelah tamat dari pendidikan guru agama, dia bermimpi mau jadi hakim. Karena itu, dia lalu mengambil kuliah di fakultas hukum umum.

Keinginan demi keinginan berkembang di benaknya. Dia ingin menjadi dosen terbang, menteri, anggota DPR dan penulis bahkan sampai profesor. Dia menyadari, semua keinginan itu bisa terwujud karena dia berada di negara yang merdeka.

"Saya ucapkan selamat kepada adik-adik yang sudah diterima di STTI Tanjungpinang. Adik-adik beruntung karena masih melanjutkan sekolah sampai ke perguruan tinggi di negara yang merdeka ini," ucap Mahfud.

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help