Mayat Mengapung di Tanjungpinang

Sejumlah Warga yang Mengaku Kehilangan Anggota Keluarga Datangi RSUP Kepri

Sejumlah warga datangan ke RSUP Kepri melihat mayat yang ditemukan mengapung di bawah jembatan Dompak, Minggu (15/7/2018).

Sejumlah Warga yang Mengaku Kehilangan Anggota Keluarga Datangi RSUP Kepri
Jasad manusia mengapung di sekitar jembatan Dompak ke arah Wacopek Bintan pada Minggu (15/7/2018) pagi.

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Penyidik Satreskrim Polresta Tanjungpinang terus mengusut identitas mayat perempuan yang ditemukan mengapung perairan sekitar jembatan Dompak, Tanjungpinang, Minggu (15/7/2018).

Sejumlah warga yang mengaku kehilangan anggota keluarga mulai berdatangan ke ke RSUP Kepri, Minggu siang.

Baca: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Berhasil Raih Gelar Juara Usai Kalahkan Pasangan Jepang

Baca: Jagokan Prancis Atau Kroasia Juara Piala Dunia 2018? Inilah Jawaban Presiden Jokowi

Baca: Lagu Lagi Syantik Siti Badriah Dinyanyikan Boyband Korea, GTI. Ini Videonya

Seorang pria berperawakan tinggi putih datang dan bertanya kepada anggota polisi yang berjaga.

Pria itu mengaku keluarganya tidak pulang ke rumah dalam beberapa hari belakangan ini.

Ia bahkan menyebutkan ciri-ciri anggota keluarganya itu memiliki tahi lalat.

"Keluarga saya ada tahi lalat. Ini masih nunggu" katanya.

Tak lama setelah pria itu, giliran empat orang warga lainnya datang dan berbicara dengan anggota polisi.

Usai berbicara dengan anggota polisi, mereka kemudian memasuki ruang jenazah RSUP Kepri.

Kapolresta Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi kepada wartawan mengatakan pihaknya sudah melakukan beberapa langkah dalam upaya mengungkap kasus tersebut. 

Diantaranya pemeriksaan visum dan pengecekan sidik jari menggunakan Inafis portabel system.

Namun begitu, Ucok belum memberikan keterangan ke media apakah identitas korban sudah diketahui atau belum.

"Kami sudah gunakan Inafis Portabel System. Itu nanti juga bisa digunakan untuk pengecekan di disduk tentang identitas korban tapi nanti, tunggu," kata Ucok.

"Kami harapkan masyarakat yang merasa keluarganyanya hilang segera melaporkan ke polisi. Kami juga sudah minta polsek-polsek untuk mengecek daftar orang hilang," kata Ucok. (*) 

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Rachta Yahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved