Ada Rendang dan Nasi Padang di Singapore Food Festival 2018

Selain hadirkan kuliner lokal Singapura, kuliner asli Indonesia juga meramaikan Singapore Food Festival (SFF) 2018, di antaranya Rendang

Ada Rendang dan Nasi Padang di Singapore Food Festival 2018
KOMPAS.COM/MOH NADLIR
Pemilik rumah makan Sinar Pagi Nasi Padang Nasril Bin H Mohammad Nasir beserta istrinya Ratna di acara Streat, Singapore Food Festival 2018 di Empress Lawn atau di depan Victoria Memorial Hall, Singapura, Sabtu (14/7/2018). 

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA - Tak hanya kuliner lokal Singapura, ternyata kuliner asli Indonesia juga turut meramaikan Singapore Food Festival (SFF) 2018.

Satu-satunya kuliner Indonesia itu adalah Sinar Pagi Nasi Padang dengan hidangan khas yaitu rendang.

Pemilik rumah makan 'Sinar Pagi Nasi Padang' Nasril Bin H Mohammad Nasir mengatakan, ada tiga menu yang dijajakannya.

Baca: Deretan Fakta Cristiano Ronaldo Pindah ke Juventus. Berawal dari Ide Gila, Decak Kagum Fan Juventus

Baca: Sri Mulyani Sebut Angka Kemiskinan di Bawah 10 Persen. Benarkah Pertama dalam Sejarah Indonesia?

Baca: Konfrensi Pers Pertama Cristiano Ronaldo sebagai Pemain Juventus

"Rendang ayam, fish fillet dengan sambal, dan tahu telur," ucap Nasril.

Rendang Ayam, salah satu menu Sinar Pagi Nasi Padang di acara Streat, Singapore Food Festival 2018 di Empress Lawn atau di depan Victoria Memorial Hall, Singapura, Sabtu (14/7/2018).
Rendang Ayam, salah satu menu Sinar Pagi Nasi Padang di acara Streat, Singapore Food Festival 2018 di Empress Lawn atau di depan Victoria Memorial Hall, Singapura, Sabtu (14/7/2018). (KOMPAS.COM/MOH NADLIR)

Sinar Pagi Nasi Padang pun harus melewati serangkaian tes kebersihan dan kesehatan makanan untuk bisa ikut acara Streat SFF.

Streat merupakan acara unggulan SFF yang digelar tiap tahun.

Ada banyak peserta unjuk gigi menjajakan makanannya.

Baca: Prancis Juara Dunia, Perusahaan Asal China Merugi Rp 107 Miliar. Ini Pemicunya

Baca: Cristiano Ronaldo Mulai Diperkenalkan ke Pemain Juventus

Baca: Selain Soerya Respationo, Inilah Dua Kader Senior PDIP di Kepri yang Tidak Daftar Caleg

Acara tersebut digelar hanya dua hari awal SFF saja, yakni 13-14 Juli lalu di Empress Lawn atau di depan Victoria Memorial Hall.

"Kami diundang dan sehari sebelumnya dicek oleh otoritas yang berwenang," ujar Nasril. Pria yang lahir dan besar di Singapura itu juga bercerita bahwa orang Singapura suka makan makanan Padang. "Misalnya rendang daging, babat kalio, limpa sapi, sambal hijau, sambal merah," kata Nasril.

Pemilik rumah makan Sinar Pagi Nasi Padang Nasril Bin H Mohammad Nasir beserta istrinya Ratna di acara Streat, Singapore Food Festival 2018 di Empress Lawn atau di depan Victoria Memorial Hall, Singapura, Sabtu (14/7/2018).
Pemilik rumah makan Sinar Pagi Nasi Padang Nasril Bin H Mohammad Nasir beserta istrinya Ratna di acara Streat, Singapore Food Festival 2018 di Empress Lawn atau di depan Victoria Memorial Hall, Singapura, Sabtu (14/7/2018). (KOMPAS.COM/MOH NADLIR)

Sinar Pagi Nasi Padang sudah ada di Singapura sejak tahun 1965-1966 silam.

Halaman
12
Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help