Mendarat Darurat, 33 Orang dari 159 Penumpang Ryanair Dilarikan ke Rumah Sakit

Akibat pendaratan darurat ini, sekitar 33 orang dari 159 penumpang harus dilarikan ke rumah sakit. Banyak penumpang mengeluarkan darah dari telinga

TRIBUNBATAM.id - Jumat (13/07/2018) kemarin, pesawat Ryanair tujuan Zadar, Kroasia mendarat darurat di bandara Frankfrut-Hahn, Jerman.

Menurut ABC News, Senin (16/07/2018), situs flight radar24 menunjukkan penerbangan dari Dublin, Irlandia tersebut mengalami penurunan dari 37.000 kaki ke 10.000 kaki hanya dalam waktu tujuh menit saja.

Baca: Manajemen & Karyawan Saling Tuduh Soal Penyebab Kecelakaan Global Air yang Tewaskan 112 Orang

Baca: Jadwal Lengkap 13 Wakil Indonesia di Hari Pertama Singapore Open 2018

Akibat pendaratan darurat ini, sekitar 33 orang dari 159 penumpang harus dilarikan ke rumah sakit.

Itu disebabkan para penumpang mengeluarkan darah dari telinga, hidung, dan mulut mereka.

Sedangkan sisa penumpang lainnya juga mengalami sakit kepala, sakit telinga, dan mual. Ini memicu pertanyaan, bagaimana bisa para penumpang tersebut mengeluarkan darah dari telinga mereka saat pendaratan darurat?

Tekanan Udara Hal ini berhubungan dengan tekanan udara kabin.

Tekanan udara kabin yang benar berada sekitar 6.000 hingga 8.000 kaki di atas permukaan laut. Padahal, ketinggian jelajah khas pesawat terbang adalah 36.000 hingga 40.000 kaki.

Artinya, ada perbedaan antara udara di dalam kabin dan di luar pesawat.

Nah, ketika terjadi kebocoran kecil akan menyebabkan pelambatan depressurisation udara kabin.

Depressurisation sendiri adalah malfungsi sistem tekanan udara di kabin pesawat.

Halaman
123
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help