Mendarat Darurat, 33 Orang dari 159 Penumpang Ryanair Dilarikan ke Rumah Sakit

Akibat pendaratan darurat ini, sekitar 33 orang dari 159 penumpang harus dilarikan ke rumah sakit. Banyak penumpang mengeluarkan darah dari telinga

Jika hal ini diketahui cukup awal, pilot bisa membuat pendaratan darurat ke ketinggian yang aman.

Ini kemungkinan yang terjadi pada kasus Ryanair di Jerman.

Meski berhasil mendarat darurat, perbedaan tekanan udara tersebut (baik perlahan ataupun tiba-tiba) bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan.

Kebocoran tekanan udara yang lambat bisa menyebabkan beberapa gejala hipoksia seperti mual dan sakit kepala.

Baca: Ayling, Cewek Inggris Diculik di Italia dan Berhasil Kabur Setelah Bikin Penculiknya Jatuh Cinta

Sedangkan untuk darah yang keluar dari telinga, ada penjelasan yang lebih kompleks. Seperti Chris Brennan-Jones, audiolog pediatrik, menjelaskan untuk The Conversation, ruang telinga bagian tengah sebagian besar kedap udara dan dilindungi oleh gendang telinga.

Namun, udara bisa masuk dan keluar dari telinga melalui saluran yang menghubungkan telinga ke bagian belakang tenggorokan, yang disebut tabung Eustachian.

"Anda memiliki sejumlah kecil udara yang disegel di ruang telinga bagian tengah. Dan kemudian ada sisa udara di luar, di atmosfer," kata Brennan-Jones dikutip dari Science Alert, Senin (16/07/2018).

"Biasanya tekanan udara di dalam telinga tengah dan di atmosfer sangat mirip, atau setidaknya tidak cukup berbeda untuk menyebabkan Anda kesulitan," imbuhnya.

"Ketika Anda meningkatkan ketinggian, tekanan udara di atmosfer menurun, membuat udara 'lebih tipis', sementara tekanan udara di telinga tengah relatif tidak berubah," tutur Brennan-Jones lagi.

Artinya, malfungsi pada sistem tekanan udara pesawat tersebut memberi tekanan pada gendang telinga. Ini membuat orang sulit mendengar dan menyebabkan ketidaknyamanan di telinga.

Halaman
123
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved