Mendarat Darurat, 33 Orang dari 159 Penumpang Ryanair Dilarikan ke Rumah Sakit

Akibat pendaratan darurat ini, sekitar 33 orang dari 159 penumpang harus dilarikan ke rumah sakit. Banyak penumpang mengeluarkan darah dari telinga

Ketika orang mengalami penurunan atau peningkatan tekanan udara yang sangat cepat, ini juga bisa menyebabkan gendang telinga pecah.

Atau, hal tersebut menyebabkan sesuatu yang disebut telinga barotrauma.

Gejalanya adalah sakit telinga, dan keluarnya cairan dari telinga (dapat berupa darah atau cairan bening), dan potensi mual serta vertigo.

Untungnya, gendang telinga pecah dan barotrauma bisa disembuhkan dalam beberapa minggu sampai berbulan-bulan.

Selain itu, hampir tidak ada intervensi yang diperlukan untuk penyembuhan ini.

Jadi, terlepas dari situasi yang menakutkan ini, tidak mungkin ada orang yang terluka serius atau permanen.

"Sejalan dengan prosedur standar, awak mengerahkan masker oksigen dan memulai penurunan yang terkontrol," kata Ryanair dalam sebuah pernyataan.

Baca: Ingin Lihat Langsung Lava Letusan Gunung Api di Hawaii, Belasan Turis Ini Justru Terkena Bom Lava

Ryanair mengatakan pesawat "mendarat normal dan penumpang turun, di mana sejumlah kecil menerima perawatan medis sebagai tindakan pencegahan."

Sayangnya, tidak semua orang setuju dengan Ryanair.

Penumpang Conor Brennan mengatakan kepada Irish Times bahwa "staf bandara dan Palang Merah melakukan yang terbaik untuk menangani situasi, karena Ryanair tidak terlihat."

"Mereka benar-benar menunjukkan kurangnya empati yang mengejutkan bagi pelanggan mereka, hampir berbatasan dengan tidak manusiawi," sambungnya.

Namun, menurut ABC, semua korban yang dilarikan ke rumah sakit bisa pulang pada Minggu pagi.

Simak videonya di atas. (*)

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved