OTT SMPN 10 Batam

Soal Pengganti Kepsek, Dinas Pendidikan Batam Tunggu Tanda Tangan Walikota

Tinggal persetujuan dari wali kota untuk memilih satu dari beberapa nama yang diajukan. Targetnya paling lama Kamis (19/7/2018)

Soal Pengganti Kepsek, Dinas Pendidikan Batam Tunggu Tanda Tangan Walikota
TRIBUNBATAM/ENDRA KAPUTRA
Walikota Batam HM Rudi saat mengunjungi SMPN 10 Batam, Selasa (17/7/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kota Batam, Hernowo ikut hadir mendampingi Wali Kota Batam, Rudi saat bertandang ke SMPN 10 Batam, Selasa (17/7/2018).

Usai pertemuan Rudi dengan guru-guru di SMP yang berlokasi di Sei Panas itu, tak banyak yang disampaikan Hernowo.

"Seperti yang disampaikan Pak Rudi tadi. Untuk pengganti kepala sekolah sedang dalam proses. Namanya sudah ada," kata Hernowo kepada wartawan.

Baca: Inilah Kisah Mata Hari, Mata-mata Cantik Keturunan Jawa yang Mengguncang Eropa!

Baca: Polresta Barelang Mendadak Batalkan Ekspos Kasus SMPN 10 Batam, Ini Alasan Kapolresta!

Baca: Penerimaan CPNS 2018! Dibanding Tahun Lalu, Inilah Empat Hal Baru Seleksi CPNS Tahun Ini

Baca: Terungkap! Kesaksian Juru Masak: Inilah Makanan Pantangan Pak Harto dan Bu Tien Semasa Hidup

Tinggal persetujuan dari wali kota untuk memilih satu dari beberapa nama yang diajukan. Targetnya paling lama Kamis (19/7/2018),

sudah ada pejabat sementara yang menggantikan posisi Rahip, Kepala SMPN 10 Batam, pasca ikut diamankan polisi dalam kasus kecurangan saat proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berlangsung.

"Kita tunggu pak wali tanda tangan. Kalau tak besok, lusa," ujarnya.

Sementara untuk posisi wakil kepala yang ikut diamankan polisi karena kasus yang sama, penggantinya akan menyusul setelah ada kepala sekolah baru.

Operasi tangkap tangan (OTT) di SMPN 10 Sei Panas, Batam, Sabtu (14/7/2018) malam.
Operasi tangkap tangan (OTT) di SMPN 10 Sei Panas, Batam, Sabtu (14/7/2018) malam. (istimewa)

"Untuk wakil kan urusan kepala sekolah. Kepala sekolah ini yang dari pak wali," kata Hernowo.

Di lain kesempatan, Wali Kota mengatakan, ia akan kembali mengingatkan para kepala sekolah se Batam saat ada pertemuan dengan kepala sekolah. Agar kasus yang mencoreng dunia pendidikan Batam ini tak terjadi lagi.

"Pas ada acara kepala sekolah lagi baru kita masukkan ini (ingatkan para kepala sekolah). PPDB kan sudah selesai. Kalau rapat-rapat terus kan buang-buang waktu.

Nanti saya diprotes, asik rapat terus," kata Rudi, usai menghadiri pertemuan membahas Masjid Agung dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam dan pihak terkait lainnya di lantai IV Gedung Wali Kota Batam, Selasa (17/7) sore. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help