Mayat Mengapung di Tanjungpinang

Polisi Amankan Dua Orang ke Mapolres, Diduga Supartini Korban Pembunuhan

Info kuat beredar di Satreskrim Polres Tanjungpinang. Salah seorang pelaku berinisial NS diduga menghabisi korban di sebuah kebun

Polisi Amankan Dua Orang ke Mapolres, Diduga Supartini Korban Pembunuhan
tribun batam
Mobil Rush yang diamankan polisi diduga milik pelaku pembunuh Supartini, Rabu (18/7/2018) 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG-Info kuat beredar di Satreskrim Polres Tanjungpinang. Salah seorang pelaku berinisial NS diduga menghabisi korban di sebuah kebun.

Proses pembunuhan itu berlangsung cepat setelah pelaku berinisial NS ini mengajaknya dengan mobil. Setelah menaiki mobil pada malam sabtu (15//20187) korban dibawa ke suatu tempat sepi.

Baca: Penemuan Mayat Wanita di Tanjungpinang, Kakak Korban Histeris: Tega Sekali Pembunuh Adikku!

Baca: Terungkap! Inilah Artinya Jika Ayam Jago Berkokok Tengah Malam. Ada Penjelasan Soal Berahi

Baca: Ini Kisah Nyata di Lampung! Fenomena Pria Lampung yang Disewa untuk Menjadi Pengantin

Baca: Kenangan Mbak Tutut soal Tukang Cukur Langganan Pak Harto, Ini Sosoknya!

"Dibawa menggunakan mobil diajaknya pergi. Kemudian dibawa ke kebun dan dihabisinya," kata seorang sumber di internal Satreskrim Polres Tanjungpinang, Selasa (18/7/2018).

Setelah dihabisinya di sebuah kebun, baru pelaku mulai membungkus dengan karung plastik kemudian membuangnya dari atas jembatan sungai Wacopek, Dompak, kecamatan Bukit Bestari.

Mobil Rush  yang diamankan polisi diduga milik pelaku pembunuh Supartini, Rabu (18/7/2018).
Mobil Rush yang diamankan polisi diduga milik pelaku pembunuh Supartini, Rabu (18/7/2018). (tribun batam)

Meski belum menyampaikan secara resmi, namun sejumlah petugas Polres Tanjungpinang segera menggelar pers release media hari ini juga.

Seperti diberitakan, sesosok mayat ditemukan mengapung di bawah jembatan arah Wacopek Bintan, Minggu (15/7/2018) pagi.

Kondisi mayat tersebut sangat mengenaskan. Wanita berkulit putih itu masih mengenakan celana Jeans baju kaos putih. Kaki dan tangannya terikat dengan tali. Sebagian tubuhnya berada dalam karung.

"Dia dikarungi lalu diikat dengan pemberat," ungkap Ijen, warga di lokasi kejadian.

Beberapa anggota polisi di ruang mayat RSUP Kepri menuturkan, wanita itu mengalami luka sobek di bagian wajah. Pada wajahnya terdapat bekas sayatan barang tajam. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved