Mayat Mengapung di Tanjungpinang

BREAKINGNEWS: Habis Bunuh Supartini, Pelaku Sempat Melayat ke Rumah Korban

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengatakan, korban dan pelaku pernah bekerja di perusahaan yang sama. Korban kenal pelaku lama

BREAKINGNEWS: Habis Bunuh Supartini, Pelaku Sempat Melayat ke Rumah Korban
tribunbatam/wahib waffa
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasidin ekspos kasus Supartini di TKP, Kamis (19/7/2018) 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG-Motif pembunuhan yang dilakukan Nasrun lantaran korban Supartini hamil 2 bulan.

Korban kemudian menuntut pelaku bertanggung jawab, namun justru dihabisi oleh pelaku. Pelaku sendiri sudah memiliki anak dan istri.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengatakan, korban dan pelaku pernah bekerja di perusahaan yang sama. Korban mengenali pelaku sudah sejak lama.

Sejak keluar kerja beberapa tahun silam, korban dan pelaku menjalin hubungan kasih.

Baca: Inilah Kisah Mata Hari, Mata-mata Cantik Keturunan Jawa yang Mengguncang Eropa!

Baca: Khusus Matik, Inilah Bahayanya Nginjak Rem Terus Menerus di Jalan Menurun Saat Tuas Posisi D!

Baca: Kapal Pengangkut Emas Senilai Rp 1.600 Triliun Sengaja Ditenggelamkan Ketemu, Begini Emasnya!

Baca: BREAKINGNEWS: Sebelum Buang Jasad Supartini ke Dompak, Tersangka Putar-putar di Senggarang

"Dulu pernah kerja di tempat yang sama. Kemudian mereka menjalin hubungan. Hingga akhirnya mereka menjalin hubungan intim.

Pengakuannya baru dua kali melakukan. Terakhir di Wisma Seroja Jalan Kamboja. Tak lama korban hamil. Hasil forensik telah hamil 2 bulan," katanya.

Sebelumnya, korban dan pelaku sempat ketemu pada tanggal 10 Juli. Saat itu korban dan pelaku melakukan hubungan suami istri di Wisma Seroja.

Kepada pelaku, korban mengaku tengah hamil. Saat itu korban mengejar pelaku untuk bertanggungjawab. Selain itu upaya menggugurkan telah dilakukan namun tidak berhasil.

Sementara korban mengejar pelaku terus. Sedangkan pelaku tidak bertanggungjawab dengan alasan takut ramah tangganya berantakan. Hal itu yang membuat geram pelaku dan memunculkan perencanaan menghabisi nyawa janda beranak satu itu.

"Pelaku kemudian menghabisi nyawa korban seorang diri. Namun kita masih dalami apakah ada yang membantu. Tapi sejauh ini saksi lainnya baru sekadar saksi," ungkapnya.

Jasad manusia mengapung di sekitar jembatan Dompak ke arah Wacopek Bintan pada Minggu (15/7/2018) pagi
Jasad manusia mengapung di sekitar jembatan Dompak ke arah Wacopek Bintan pada Minggu (15/7/2018) pagi
Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved