Asian Games 2018

Agar tak Dilihat Atlet Asian Games, Kali Item yang Bau dan Buruk Ditutupi Jaring Hitam

Warga sekitar selama ini telah mengeluhkan bau tak sedap yang muncul dari kali tersebut.

Agar tak Dilihat Atlet Asian Games, Kali Item yang Bau dan Buruk Ditutupi Jaring Hitam
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Kali Item yang terletak dekat Wisma Altet Kemayoran ditutupi jaring berwarna hitam, Kamis (19/7/2018). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Jaring berwarna hitam selebar sekitar 20 meter menutupi Kali Sentiong yang terletak di belakang Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kali Sentiong itu lebih populer dengan nama Kali Item.

Pasalnya, kali itu berwarna hitam pekat.

Warga sekitar selama ini telah mengeluhkan bau tak sedap yang muncul dari kali tersebut.

Pemasangan jaring-jaring berbahan nilon yang biasa disebut kain waring itu menjadi salah satu cara Pemprov DKI dalam mengatasi buruknya rupa Kali Item sebelum menerima para atlet Asian Games 2018 dari mancanegara yang akan menginap di Wisma Atlet.

"Kali Item ini kadang-kadang semriwing kadang-kadang enggak. Kami enggak mau ambil risiko. Inasgoc dan Inapgoc bersurat, Pak Gubernur dan saya mengambil inisiatif untuk mengurangi risiko tiba-tiba semriwing," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, di Balai Kota, Kamis (19/7/2018).

Aliran Limbah Dua orang pekerja melintas di bawah jaring berwarna hitam yang menutupi Kali Item dekat Wisma Atlet Kemayoran, Kamis (19/7/2018).
Dua orang pekerja melintas di bawah jaring berwarna hitam yang menutupi Kali Item dekat Wisma Atlet Kemayoran, Kamis (19/7/2018). (KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

Kasubbag Kepegawaian Dinas Sumber Daya Air Supriyono menambahkan, kotornya Kali Item mesti ditutupi karena dapat terlihat langsung oleh para atlet yang menginap di Wisma Atlet.

"Fungsinya untuk menambah keindahan sehingga kali yang airnya item itu tidak terlihat langsung oleh para atlet internasional. Ini jadi untuk mempercantik lah," ujar Supriyono.

Demi terlihat lebih menarik dan tidak tampak jorok, jaring-jaring itu yang membentang sepanjang 689 meter mulai dari Jembatan Mato hingga Jembatan Jubilee School akan dilengkapi dengan tanaman hias serta lampu-lampu.

Pemasangan jaring itu memperoleh komentar positif dari masyarakat setempat.

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help