OTT PUNGLI SMPN 10 BATAM

Deretan Fakta Kasus Pungli PPDB SMPN 10 Batam - Kepsek Tersangka, Barang Bukti Uang Rp 274 Juta

Tim Saber Pungli Polresta Barelang menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan pungli PPDB di SMPN 10 Sei Panas

Deretan Fakta Kasus Pungli PPDB SMPN 10 Batam - Kepsek Tersangka, Barang Bukti Uang Rp 274 Juta
tribun batam
Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki menunjukkan barang bukti dalam ekspos perkara dugaan Pungli PPDB di SMPN 10 Batam, yang berlangsung di Mapolresta Barelang, Jumat (20/7/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tim Satuan Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Polresta Barelang Kota Batam melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di SMP Negeri 10, Sei Panas, Batam, Sabtu (14/7/2018) malam lalu.

OTT tersebut diduga terkait masalah penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMPN 10 Sei Panas.

Sejumlah orang diciduk dan uang tunai diduga hasil pungli diamankan untuk dijadikan barang bukti.

Sontak kabar tersebut menjadi perbincangan hangat warga Kota Batam.

Bahkan saking hangatnya, kasus tersebut turut mendapat atensi dari Polda Kepri.

Berikut deretan fakta kasus OTT Pungli PPDB di SMPN 10 Sei Panas, Kota Batam:

1. Kepala sekolah diciduk

Tim Satber Pungli membawa Ketua Komite SMPN 10 Sei Panas, Batam, dari kediamannya Perum Nusa Jaya, Sei Panas, Sabtu (14/7/2018).
Tim Satber Pungli membawa Ketua Komite SMPN 10 Sei Panas, Batam, dari kediamannya Perum Nusa Jaya, Sei Panas, Sabtu (14/7/2018). (tribun batam)

Terbongkarnya kasus dugaan pungli PPDB SMPN 10 Batam bermula dari ditangkapnya tersangka Mismarita (guru honor) dan Ratu Rora (staf admin) SMPN 10 Sei Panas dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Saber Pungli Polresta Barelang, Sabtu (14/7/2018) sore.

Hanya berselang beberapa jam, tim kemudian menciduk Ketua Komite SMPN 10 yakni Baharuddin.

Selang satu hari pasca OTT, Tim Saber Pungli Polresta Barelang kembali mengamankan tersangka lainnya yakni Wakil Kepala SMPN 10 Sei Panas, Antonius Yudi Novianto.

Halaman
1234
Penulis: Rachta Yahya
Editor: Rachta Yahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help