Harga Emas Turun, Dolar Terus Menguat

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat waktu Indonesia (20/7/2018).

Harga Emas Turun, Dolar Terus Menguat
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Polisi menunjukkan emas berlambang palu arit dari gudang milik Najemiah. Tim penyidik dari Polda Jawa Timur dan Polda Sulawesi Selatan menggeledah rumah almarhumah Najemiah Muin, di Jl Sunu, blok K nomor 10, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (4/10/2016). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat waktu Indonesia (20/7/2018).

Penurunan dikarenakan dolar AS tetap kuat meskipun ada komentar Presiden AS Donald Trump tentang kenaikan suku bunga.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun 3,9 dolar AS atau 0,32 persen, ditutup pada 1.224,00 dollar AS per ounce.

Trump mengatakan kepada CNBC bahwa dia tidak "senang" bahwa Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya.

Dengan menaikkan biaya pinjaman, Trump yakin kebijakan The Fed akan berpotensi memperlambat perekonomian.

Langkah seperti itu oleh Trump mematahkan preseden yang sudah berjalan lama dari para Presiden AS yang tidak mengomentari tentang kebijakan The Fed, kata analis.

Sebagai responnya, indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap berbagai mata uang utama lainnya, turun tajam dari jauh di atas 95, tetapi kemudian menguat kembali ke 95 lagi.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar AS naik atau tetap kuat maka emas berjangka biasanya akan turun, karena emas yang diukur dengan dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 17,2 sen AS atau 1,1 persen, ditutup 15,40 dollar AS per ounce.

Platinum untuk penyerahan Oktober turun 11,5 dollar AS atau 1,41 persen, menjadi menetap di 806,30 dolar AS per ounce. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Harga Emas Turun Meski Trump Tak Suka Kenaikan Suku Bunga"

Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help