Pencurian Data 1,5 Juta Pasien di Singapore, Ini Daftar Rumah Sakit dan Klinik di Bawah SingHealth

Data pribadi non-medis PASIEN sINGhEALTH diakses secara ilegal dan disalin, termasuk nama, nomor IC, alamat, jenis kelamin, ras dan tanggal lahir

Pencurian Data 1,5 Juta Pasien di Singapore, Ini Daftar Rumah Sakit dan Klinik di Bawah SingHealth
dok. The Straits Times
Salah satu poliklinik di bawah SingHealth. Data 1,5 juta pasien jaringan pelayanan kesehatan terbesar di Singapore itu dicuri oleh peretas. 

Data pribadi non-medis mereka diakses secara ilegal dan disalin, termasuk nama, nomor IC, alamat, jenis kelamin, ras dan tanggal lahir.

Baca: Serangan Siber Terburuk Landa Singapore. Data 1,5 Juta Pasien SingHealth Dicuri, Termasuk PM Lee

Peretas hanya mencuri data-data pasien tersebut dan tidak melakukan perusakan data.

Menteri Kesehatan Gan Kim Yong dan Menteri Komunikasi dan Informasi S. Iswaran menggambarkan bahwa kebocoran data pribadi tersebut paling serius dan belum pernah terjadi sebelumnya di Singapore.

David Koh, Chief Executive Cyber ​​Security Agency of Singapore mengatakan bahwa pencurian ini sebagai "serangan siber yang disengaja, ditargetkan dan terencana dengan baik".

"Itu bukan pekerjaan hacker biasa atau geng kriminal," tambahnya.

Sejumlah menteri Singapore menggelar jumpa pers, Jumat (20/7/2018), terkait serangan siber terburuk melanda negara itu. Data 1,5 juta pasien SingHealth dicuri peretas.
Sejumlah menteri Singapore menggelar jumpa pers, Jumat (20/7/2018), terkait serangan siber terburuk melanda negara itu. Data 1,5 juta pasien SingHealth dicuri peretas. (The Straits Times/Mark Cheong)

Hingga saat ini belum diketahui motif pencurian data tersebut dan tidak disebutkan lokasi pelaku yang melakukan serangan siber.

SingHealth memastikan bahwa semua catatan pasien dalam sistem TI SingHealth tetap utuh dan layanan kesehatan tidak terganggu.

SingHealth akan menghubungi semua pasien yang mengunjungi klinik rawat jalan spesialis dan poliklinik dari 1 Mei 2015, hingga 4 Juli 2018, untuk memberi tahu mereka bahwa data pribadi mereka telah dicuri.

Pesan SMS akan dikirim ke semua pasien selama lima hari ke depan.

Pasien juga dapat mengakses aplikasi mobile Health Buddy dan situs web SingHealth untuk memeriksa, apakah mereka terkena dampak pencurian tersebut.

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help