OTT SMPN 10 Batam

Sebelum Buka Kuota Tambahan, Para Tersangka Pungli SMPN 10 Batam Sudah Minta Izin Disdik

Modus luring dilakukan karena setelah PPDB online ditutup, para tersangka tidak bisa lagi menerima siswa melalui online melainkan harus off line.

Sebelum Buka Kuota Tambahan, Para Tersangka Pungli SMPN 10 Batam Sudah Minta Izin Disdik
tribun batam
Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki menunjukkan barang bukti dalam ekspos perkara dugaan Pungli PPDB di SMPN 10 Batam, yang berlangsung di Mapolresta Barelang, Jumat (20/7/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki menjelaskan dua modus yang dipraktikkan oknum SMPN10 Seipanas, Batam, dalam melakukan Pungli penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Dalam ekspos perkara di Mapolresta Barelang, Jumat (20/7/2018), Hengki mengatakan kedua modus itu adalah via pendaftaran online (daring) dan luar online (luring).

Dengan modus tersebut, para tersangka bisa meraup untung besar.

"Daring itu untuk online dan luring untuk off line,"kata Hengki.

Modus luring dilakukan karena setelah PPDB online ditutup, para tersangka tidak bisa lagi menerima siswa melalui online melainkan harus off line.

"Jalur luring inilah yang dimanfaatkannya,"tambah Hengki.

Untuk daring sendiri, kuota PPDB diberikan sebanyak 264 orang, dengan hitungan satu lokal diisi 44 murid.

Jadi ruang belajar (Rumbel) yang dipakai itu sebanyak enam Rumbel.

Karena banyaknya permintaan, sekolah kemudian membuka lagi Rumbel tambahan dengan alasan penambahan kuota dari Disdik.

Baca: Total Uang Pungli yang Disita Polisi dari SMPN 10 Batam Rp274 Juta Lebih

Baca: Polisi Ungkap 2 Modus Pungli SMPN 10 Batam, Jumlah Korban Lebih 175 Orang

Baca: Uang Perlengkapan Sekolah Harusnya Cuma Rp250 Ribu tapi Diminta Sampai Rp2,5 Juta

Nah dalam hal ini, kata Hengki, Disdik langsung menyetujui dengan alasan agar semua calon siswa bisa ditampung.

Halaman
12
Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved