OTT SMPN 10 Batam

Total Uang Pungli yang Disita Polisi dari SMPN 10 Batam Rp274 Juta Lebih

Besaran uang yang disita Tim Saber (Sapu Bersih) pungutan liar (Pungli) dari SMPN 10 Seipanas, Batam, sebanyak Rp 274.330.000.

Total Uang Pungli yang Disita Polisi dari SMPN 10 Batam Rp274 Juta Lebih
istimewa
Operasi tangkap tangan (OTT) di SMPN 10 Sei Panas, Batam, Sabtu (14/7/2018) malam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Besaran uang yang disita Tim Saber (Sapu Bersih) pungutan liar (Pungli) dari SMPN 10 Seipanas, Batam, sebanyak Rp 274.330.000.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki dalam jumpa pers, Jumat (20/7/2018), di Mapolresta Barelang.

Dalam ekspos tersebut, Hengki juga didampingi Ketua UPP Saber Pungli Kota Batam AKBP Mudji Supriadi dan Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan.

Sebagaian besar uang yang disita tersebut diamankan dari rumah Ketua Komite SMPN 10 yang bernama Baharudin.

Saat ini ada lima orang telah ditetapkan jadi tersangka, mulai dari guru honorer, staf admin sekolah, ketua komite, wakil kepala sekolah, sampai kepala sekolahnya sendiri.

Menurut Hengki, terungkapnya kasus ini atas penyelidikan Tim Saber Pungli yang sebelumnya mengamankan dua orang perempuam yakni guru honorer Mismarita dan juga staf admin Ratu Rora.

Setelah dua orang ini diamankan, polisi kemudian mengamankan Baharudin.

Baca: Polisi Ungkap 2 Modus Pungli SMPN 10 Batam, Jumlah Korban Lebih 175 Orang

Baca: Uang Perlengkapan Sekolah Harusnya Cuma Rp250 Ribu tapi Diminta Sampai Rp2,5 Juta

Baca: Pesan Kadisdik untuk ASN di Sekolah Paska-OTT di SMPN 10 Batam: Jangan Langgar Aturan

Hengki mengatakan, Baharudin memang mempunyai peran penting dalam hal ini. Pasalnya, ia selalu mengkoordinasikan dengan kepala sekolah termasuk saat membuka kuota baru untuk penerimaan murid baru.

Saat mengamankam Baharudin, polisi melakukan penyelidikan kemana saja aliran dana tersebut.

Kemudian pada 15 Juni 2018 malam, polisi mengamankan satu orang lagi yakni Wakil kepala sekolah Antonius Yudi Novianto di rumahya.

Selang satu hari kemudian, polisi mengamankan Rahip, Kepala Sekolah SMP 10 Seipanas Batam.

Rahip ditangkap di depan kantor Disdik Sekupang kemudian digiring ke sekolahnya  untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved