Melindas Seorang Bocah, Supir & Kenek Bus Trans Batam Diperiksa. Polisi: Yang Salah Orangtua Korban

Supir dan kenek bus Trans Batam yang terlibat kecelakaan maut di jalan raya penurunan Baloi Kolam, telah diperiksa Unit Lakalantas Polresta Barelang.

Melindas Seorang Bocah, Supir & Kenek Bus Trans Batam Diperiksa. Polisi: Yang Salah Orangtua Korban
tribun batam
Bus Trans Batam kosong setelah seluruh penumpang terpaksa diturunkan karena terjebak macet di Jalan Gajah Mada menuju arah Sekupang, Jumat (9/2/2018) siang. Foto hanya sebagai ilustrasi berita. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Supir dan kenek bus Trans Batam yang terlibat kecelakaan maut di jalan raya penurunan Baloi Kolam, telah diperiksa Unit Lakalantas Polresta Barelang.

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu, Sabtu (21/7/2018) siang mengatakan, pemeriksaan dilakukan anggota Lakalantas guna memastikan siapa yang salah dalam kecelakaan yang mengakibatkan seorang warga tewas itu.

Pemeriksaan sendiri dilakukan usai polisi mengumpulkan beberapa data di tempat kejadian perkara (TKP) dengan meminta keterangan dadi beberapa saksi.

"Sudah diminta keterangan kemarin sama anggota. Selain sopir dan kenek kita juga meminta keterangan dari saksi dan orang tua korban yang meninggal ini,"kata Putu.

Baca: BREAKINGNEWS: Kecelakaan di Baloi Kolam! Tersenggol Bus, Anak Pemotor Terjatuh ke Bawah Truk

Baca: Dinas Perhubungan Batam Akan Bangun 20 Halte Baru untuk Trans Batam. Usung Konsep Melayu

Baca: Saat Libur Lebaran Nanti, Bus Trans Batam Tetap Beroperasi

Menurut Putu dalam pemeriksaan tersebut diketahui kalau kelalaian terjadi karena orang tua korban.

Ketika itu memang dia hilang kendali dan membuat kendaraannya oleng sehingga anak yang ia bonceng jatuh. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (18/7/2018) lalu.

"Dia mengakui kalau dia yang salah. Kemudian dia juga mengakui kalau anaknya tidak mengenakan Helm pada saat itu," lanjut Putu.

Sementara itu, sopir bus Trans Batam dalam keterangan kepada penyidik mengatakan ketika melintas di kawasan tersebut ia merasa ada melindas sesuatu.

Kemudian dia berhenti dan akhirnya meminta kepada kenek untuk turun memastikan apa yang terjadi.

"Dia sudah tahu kalau ada yang dilindas. Kemudian minta kepada kenek mengecek. Ternyata memang ada anak yang tertabrak. Dia sempat berhenti kok,"ungkap Putu.

Saat ini orang tua korban, menurut Putu, sudah menerima semua kejadian tersebut. Apalagi dalam hal ini memang dia yang salah.

"Sudah aman. Orang tuanya sudah mengakui juga kepada penyidik," singkat Putu. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved