Pencurian Data 1,5 Juta Pasien SingHealth Singapore Canggih. Pengamat: Bisa Jadi Disponsori Negara

Pencuri data ini juga bisa menghapus jejak digital mereka setelah masuk ke pusat data SinhHealth dan menyalin 1,5 juta data pribadi pasien

Pencurian Data 1,5 Juta Pasien SingHealth Singapore Canggih. Pengamat: Bisa Jadi Disponsori Negara
dok. The Straits Times
Salah satu poliklinik di bawah SingHealth. Data 1,5 juta pasien jaringan pelayanan kesehatan terbesar di Singapore itu dicuri oleh peretas. 

"Pertama kali mereka masuk melalui jendela gudang. Mereka berhasil naik ke dalam dan berhasil mencuri barang-barang," kata Kepala Eksekutif Cyber ​​Security Agency of Singapore (CSA) David Koh menganalogikan.

"Kami membuangnya dan kemudian mengunci jendela gudang. Tetapi pada saat berikutnya, kami menemukan mereka di dapur. Jika menempatkan dalam perspektif, ini adalah tingkat kecanggihan yang kita hadapi."

Komputer yang tersambung ke Internet adalah pintu masuk hacker untuk mendapatkan akses yang lebih dalam ke jaringan.

Joseph Gan, presiden dan pendiri perusahaan solusi keamanan V-Key juga sepakat bahwa ini adalah pekerjaan ini dilakukan oleh penyerang cyber yang berdedikasi.

"Komputer yang terhubung ke Internet digunakan sebagai landasan peluncuran untuk mendapatkan akses lebih dalam ke jaringan," kata Gan kepada ST.

Setelah terdeteksi, langkah-langkah keamanan, seperti pemblokiran koneksi yang dicurigai dan meragukan serta perubahan kata sandi bisa dilakukan untuk merintangi para peretas.

Meskipun para peretas terus melakukan serangan berulang pada front yang berbeda untuk mendapatkan akses ke basis data, peningkatan pemantauan dan tindakan pencegahan mengakibatkan tidak ada kebocoran data lebih lanjut dari 4 Juli.

SingHealth telah mereset server jaringannya dan memaksa semua karyawan untuk mereset kata sandinya dan menutup 24 ribu komputer ke jaringan internet.

Semua catatan pasien dalam sistem TI Sing-Health tetap utuh, dan tidak ada gangguan layanan perawatan kesehatan.

Tidak ada catatan yang dirusak dan tidak ada catatan pasien lain seperti diagnosis, hasil tes dan catatan dokter yang diretas.

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved