Pencurian Data 1,5 Juta Pasien SingHealth Singapore Canggih. Pengamat: Bisa Jadi Disponsori Negara

Pencuri data ini juga bisa menghapus jejak digital mereka setelah masuk ke pusat data SinhHealth dan menyalin 1,5 juta data pribadi pasien

Pencurian Data 1,5 Juta Pasien SingHealth Singapore Canggih. Pengamat: Bisa Jadi Disponsori Negara
dok. The Straits Times
Salah satu poliklinik di bawah SingHealth. Data 1,5 juta pasien jaringan pelayanan kesehatan terbesar di Singapore itu dicuri oleh peretas. 

Catatan kesehatan berisi informasi yang berharga bagi pemerintah, dan sering dijadikan sasaran oleh para pelaku ancaman negara-bangsa.

Eric Hoh, spesialis keamanan cyber Presiden FireEye di Asia Pasifik mengatakan, data-data publik pemerintah memang sering menjadi sasaran serangan siber.

 Bahkan, Eric menduga bahwa serangan itu kemungkinan disponsori oleh negara laion.

"Catatan kesehatan mengandung informasi yang berharga bagi pemerintah, dan mereka sering menjadi sasaran aktor-aktor ancaman negara-bangsa," kata Eric Hoh.

"Banyak negara mengumpulkan data intelijen melalui operasi spionase siber yang mengeksploitasi teknologi yang sangat kita andalkan dalam kehidupan kita sehari-hari," tambahnya.

Leonard Kleinman, firma keamanan cyber kepala penasihat keamanan cyber RSA Asia-Pasifik, mengatakan bahwa data medis mengandung informasi penting dari data identitas pribadi ke rincian keuangan.

"Mereka dapat digunakan untuk membuat komposit yang sangat dicari dari seorang individu," tambahnya.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved