Setelah Bayi Dalam Kulkas, Seorang Bayi lagi Meninggal di Tangan Pengasuh di Malaysia

Bayi Naufal mengalami nasib yang sama dengan bayi Adam yang disembunyikan pengasuhnya dalam kulkas setelah meninggal dunia, 4 Juli lalu.

Setelah Bayi Dalam Kulkas, Seorang Bayi lagi Meninggal di Tangan Pengasuh di Malaysia
Foto kolase Facebook/Berita Harian
Bayi Naufal yang meninggal dunia di tangan pengasuhnya di wilayah Tangkakm Ipoh, Malaysia 

TRIBUNBATAM.id, IPOH - Baru tiga minggu Malaysia dihebohkan oleh temuan bayi yang tewas dan kemudian disembunyikan pengasuhnya di dalam kulkas, kasus baru muncul lagi.

Seorang bayi berusia 10 bulan mengalami cedera di tangan pengasuhnya, Selasa (17/6/2018), namun akhirnya meninggal dunia, Kamis (19/7/2018) di Rumah Sakit Pakar Sultanah Fatimah (HPSF) di Muar..

Bayi 10 bulan tersebut bernama Muhammad Syahmi Naufal Muhammad Adam Tham yang dititpkan kepada seorang pengasuh anak di Taman Sialang, Tangkak, Ipoh, Malaysia.

Bayi ​​​​​​​Naufal adalah anak tunggal pasangan Nabil Fikri Anwar (28) dan Noraziqah Rohmat (23), meninggal dunia pada Kamis, pukul 09.00 pagi waktu setempat.

Baca: Sempat Viral karena Dilaporkan Diculik, Bayi 5 Bulan Ini Ditemukan Tewas di Dalam Kulkas Pengasuhnya

Baca: VIDEO Evakuasi Bayi yang Disimpan di Kulkas Pengasuhnya, Terbungkus Plastik dan Berpakaian Lengkap

Baca: Kasus Bayi Dalam Kulkas Terungkap, Ini yang Dilakukan Pengasuh Sehingga Adam Meninggal

Baca: Bayinya Ditemukan Meninggal di Kulkas, Ibu Ini Curhat Perjuangan Melahirkan Selama 7 Jam

Awalnya, bayi ini dibawa ke Rumah Sakit Tangkak, Minggu lalu, namun kemudian dirujuk ke HPSF dua hari kemudian akibat cederanya yang cukup parah.

Setelah diperiksa, bayi Naufal mengalami nasib yang sama dengan bayi Adam yang disembunyikan pengasuhnya dalam kulkas setelah meninggal dunia, 4 Juli lalu.

Naufal mengalami cedera di bagian kepala dengan kondisi tempurung kepala retak dan luka lebam di tubuhnya. Lebam-lebam itu ada yang lama, tapi ada juga yang baru.

Kepolisian Tangkak kemudian menahan pengasuh wanita berusia 35 tahun, Kamis dan hingga saat ini masih dalam penyelidikan polisi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pengasuh itu mengaku bahwa bayi Naufal terjatuh dari ayunan setelah menderita epilepsi sekitar pukul 20.00 malam waktu setempat.

Kepala Polisi Daerah Tangkak, Superintendan Mohad Idris Samsuri mengatakan, tersangka ditahan selama empat hari sehingga Minggu untuk proses penyidikan.

"Korban dijaga oleh tersangka pada 28 hingga 30 Juni lalu dan kemudian pada tanggal 2 hingga 17 Juli lalu antara pukul 8 pagi hingga 6 petang. Setiap Minggu, korban dijaga oleh ibunya, sedangkan Jumat dan Sabtu dijaga oleh ayahnya," kata Idris.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved