Biaya Hidup Tinggi Namun Orang Jepang Punya Tabungan Banyak. Begini Cara Mereka Berhemat

Orang Jepang terkenal suka berkelompok. Berhemat pun mereka lakukan secara gotong royong.

Biaya Hidup Tinggi Namun Orang Jepang Punya Tabungan Banyak. Begini Cara Mereka Berhemat

TRIBUNBATAM.id - Mungkin kita harus belajar berhemat dari orang Jepang. Orang Jepang terkenal suka berkelompok. Berhemat pun mereka lakukan secara gotong royong.

Perusahaan juga merasa dirinya berkewajiban untuk menolong karyawannya untuk berhemat. Seperti tertuang dalam tulisan yang pernah dimuat di Majalah Intisari edisi Juli 1983 berikut ini.

Orang-orang Barat heran: Gaji orang Jepang lebih rendah daripada gaji mereka, tetapi ongkos hidup di Jepang lebih tinggi daripada di negara mereka. Bayangkan saja sewa rumah tingginya luar biasa, sedangkan bank Jepang memberi bunga yang rendah sekali untuk deposito.

Namun anehnya orang-orang Jepang itu bisa menabung lebih banyak daripada mereka. Di mana seninya?

Baca: Harga Telur Mahal, Begini Cara Menyimpan Telur Agar Awet Lebih Lama

Gary Swartz, seorang Kanada yang bekerja di bagian keuangan sebuah perusahaan internasional di Tokyo, mengungkapkannya.

la tahu persis seni menabung cara Jepang, karena sudah tujuh tahun beristrikan wanita Jepang yang mengatur keuangannya.

Menurut Swartz, orang Jepang banyak tabungannya karena tidak mempunyai kesempatan mengeluarkan uang. Ambil saja contoh yang sederhana: Untuk pergi ke kantor, orang Jepang tidak perlu mempunyai mobil pribadi, walaupun rumahnya jauh dari tempat kerja.

Bagi mereka tersedia bus perusahaan, karcis kereta api atau karcis trem di bawah tanah. Semuanya dibayari perusahaan. Jadi jelas mereka tidak perlu keluar uang bensin, tidak perlu keluar uang 130 dolar sebulan untuk biaya parkir.

Baca: Trailer Shazam Sudah Tayang, Superhero Terkuat dengan Tingkah Jenaka

Begitu seorang karyawan diterima bekerja, ia segera dibantu untuk mempunyai tabungan. Dua kali setahun semua karyawan menerima bonus. Sebenarnya itu bukan bonus seperti yang dikenal di Barat, melainkan gaji tambahan yang besarnya bisa sebulan, dua bulan atau tiga bulan gaji.

Besar bonus bisa tergantung dari kontrak, tradisi perusahaan, keuntungan perusahaan di tahun yang lalu, atau lama masa kerja. Bonus itu dibayar kontan.

Halaman
1234
Tags
Jepang
Bank
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help