Motion

Perjuangkan Hak Khusus Penyandang Disabilitas

Selama ini, penyandang disabilitas cenderung kurang mendapat perhatian di lingkungan masyarakat. Tapi tidak oleh komunitas ini.

Perjuangkan Hak Khusus Penyandang Disabilitas
TRIBUNBATAM/ISTIMEWA

SELAMA ini, para penyandang disabilitas cenderung kurang mendapat perhatian di lingkungan masyarakat. Kondisi ini menggugah nurani sejumlah orang untuk melakukan sesuatu bagi orang-orang istimewa tersebut.

Didorong pandangan serta visi yang sama, akhirnya terbentuklah Forum Komunikasi Keluarga Anak Dengan Disabilitas (FKKADK) Kabupaten Kepulauan Anambas 2 Mei 2018 lalu.

Meski terbilang baru, namun sejumlah kegiatan telah menanti forum yang berada di bawah naungan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Desa ini. Sebut saja, dengan mendata penyandang disabilitas yang ada di Anambas.

"Kategori umurnya dari lahir sampai 59 tahun. Bahkan disabilitas karena stroke masuk, selama tidak lebih dari 59 tahun," ujar Hendrik Wenas Ketua FKKADK Kabupaten Kepulauan Anambas saat ditemui Tribun, belum lama ini.

Berdasarkan data sementara yang terhimpun, sedikitnya terdapat 500 orang penyandang disabilitas yang tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Jumlah ini merupakan gabungan dengan penyandang disabilitas dengan beberapa kategori seperti lumpuh, tuna wicara, tuna rungu hingga penyandang disabilitas berat.

Selain melakukan pendataan, pemberian bantuan mulai alat bantu hingga menunjang kebutuhan pokok, menjadi satu program yang diharapkan dapat meringankan beban penyandang disabilitas serta memberikan motivasi kepada penyandang disabilitas itu.

"Hampir setiap pulau ada. Memang, pendataan belum kami lakukan secara menyeluruh seperti ke Desa Bayat, Telaga Besar, Kiabu dan Pulau Jemaja. Ini memang menjadi program jangka pendek kami," katanya.

Berdasarkan pendataan sementara, mayoritas para penyandang disabilitas tersebut mengalami panas tinggi saat kecil sehingga anggota tubuhnya menjadi tidak berfungsi dengan baik.

Selain itu, ada juga yang mengalami disabilitas karena menyelam sehingga membuat beberapa anggota tubuhnya menjadi lumpuh.

Halaman
1234
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help