BP Batam Bakal Bongkar Baliho dan Papan Reklame Bermasalah, Ada 24 Titik Target

BP Batam bekerjasama dengan instansi terkait akan menertibkan sejumlah papan reklame dan baliho yang tersebar di sejumlah titik di Batam

BP Batam Bakal Bongkar Baliho dan Papan Reklame Bermasalah, Ada 24 Titik Target
TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI
Deputi IV BP Batam, Eko Budi Soepriyanto 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-BP Batam bekerjasama dengan instansi terkait akan menertibkan sejumlah papan reklame dan baliho yang tersebar di sejumlah titik di Batam.

Tahap pertama ada 24 titik prioritas penertiban. Demikian penegasan Deputi IV BP Batam, Eko Budi Soepriyanto dalam konferensi persnya.

Saat ini katanya, sudah banyak menjamur baliho-baliho permanen di sejumlah titik. Pemasangannya banyak tak sesuai aturan.

Baca: Tolak Pakai Rompi Antipeluru, Begini Perintah Soeharto ke Pengawalnya saat ke Bosnia

Baca: Masjid Ini Berada Ribuan Meter di Dalam Perut Bumi, Begini Penampakannya dan Arsiteknya!

Baca: Simak! Inilah Kumpulan Lengkap Contoh Soal Tes CPNS 2018, Unduh dan Baca Syarat-syaratnya

Baca: Inilah Kisah Mata Hari, Mata-mata Cantik Keturunan Jawa yang Mengguncang Eropa!

Di BP Batam sendiri punya Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tata Tertib Pendirian Baliho.

Ada zona merah, kuning dan hijau, yang mengatur boleh atau tidaknya mendirikan baliho di sana, berikut syarat dan lainnya.

Pemasangan baliho yang tak sesuai ketentuan itu, tentunya akan mempengaruhi nilai estetika dan kerapian di Batam.

Konferensi terkait hibah aset dari BP Batam ke Pemko Batam yang dihadiri Deputi IV BP Batam, Eko Budi Soepriyanto (tengah), Humas BP Batam, Sazani (kiri) dan Plt Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam, Dendi Gustinandar (kanan)
Konferensi terkait hibah aset dari BP Batam ke Pemko Batam yang dihadiri Deputi IV BP Batam, Eko Budi Soepriyanto (tengah), Humas BP Batam, Sazani (kiri) dan Plt Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam, Dendi Gustinandar (kanan) (TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI)

"Pemko Batam sudah melebarkan jalan. Tapi di pinggir jalan kita dipaksa melihat baliho. Satu titik itu bisa sampai 9 baliho," kata Eko, Selasa (24/7/2018) di Media Centre BP Batam.

Paling penting lanjutnya, juga menyangkut kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

Lantaran dari ratusan baliho itu, bisa jadi di antaranya tak menggunakan konstruksi yang bagus. Tanah tempat pemasangannya tak bagus, ini akan membahayakan pengguna jalan.

"Baliho itu kan berat, di pinggir jalan. Kalau tertiup angin, ini akan membahayakan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved