Dijanjikan Upah Rp50 Juta oleh Bandar dari Malaysia, Ibu dan Anak Ini Nekat Jemput Sabu ke Batam

Besarnya nominal yang dijanjikan bandar sabu tersebut membuat mereka tergiur dan nekat menjemput sabu ke Kota Batam dari Madura.

Dijanjikan Upah Rp50 Juta oleh Bandar dari Malaysia, Ibu dan Anak Ini Nekat Jemput Sabu ke Batam
tribun batam
Ibu dan anak, RM (42) dan SH (23), mengaku selalu membawa jimat saat menyelundupkan sabu-sabu. 

TRIBUMBATAM.id, BATAM - Dua kurir sabu yang merupakan ibu dan anak, RM (42) dan SH (23), yang diamankan petugas BC Batam di Bandara Hangnadim Batam mengaku mendapat upah Rp50 juta sekali membawa barang haram keluar tersebut dari Kota Batam.

Pengakuan itu disampaikan RM saat ditemui di Mapolresta Barelang, Selasa (24/7/2018).

Besarnya nominal yang dijanjikan bandar sabu tersebut membuat mereka tergiur dan nekat menjemput sabu ke Kota Batam dari Madura.

"Kami berangkat dari Madura dan ambil barang di Batam. Sampai di sini, kami diarahkan oleh orang Batam dan mengambil barang di Hotel Aliya di kawasan Jodoh," kata RM.

Menurut RM, bandar sabu yang dibawanya itu adalah orang Malaysia.

Ia mengenal jaringan tersebut karena pernah tujuh tahun bekerja di Malaysia.

Baca: Ibu dan Anak Kurir Sabu Ini Kerap Bawa Jimat untuk Kelabuhi Petugas, Akhirnya Ditangkap di Batam

Baca: Sembunyikan Sabu di Sandal. 2 Calon Penumpang Pesawat Tujuan Bali Diamankan Bea Cukai di Hang Nadim

Baca: Berkas Perkara 8 Terdakwa Penyelundupan Sabu Seberat 2,6 Ton Diserahkan ke Pengadilan Negeri Batam

Saat akan membawa sabu dari Batam, baik RM maupun SH diarahkan ke tembat yang berbeda-beda.

RM diminta membawa sabu ke Sampit, Madura. Sementara anaknya disuruh membawa sabu ke Banjarmasin, Kalimantan.

"Katanya kalau lolos barang ini ditelepon di sana. Nanti uangnya diserahkan di sana," lanjutnya.

Sementara itu, SH meggaku tidak tahu apa-apa terkait barang ini.

Ia hanya diperintahkan sang ibu untuk membawa barang itu keluar Batam.

Iapun mengikuti ibunya mengambil barang ke Batam. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved