Banjir Batam

Banjir Batam - BP Batam: Tanah Bekas Galian Proyek Sumbat Gorong-gorong

BP Batam ikut prihatin dengan musibah banjir yang melanda kawasan Tiban III, Kecamatan Sekupang, Rabu (25/7/2018)

Banjir Batam - BP Batam: Tanah Bekas Galian Proyek Sumbat Gorong-gorong
Sebuah rumah di Tiban Koperasi, Kecamatan Sekupang, Batam rusak parah diterjang banjir, Rabu (25/7/2018). TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- BP Batam ikut prihatin dengan musibah banjir yang melanda kawasan Tiban III, Kecamatan Sekupang dan sejumlah kawasan lainnya di Kota Batam, Rabu (25/7/2018).

BP Batam menurunkan tim dari Direktorat Sarana dan Prasarana melakukana pengecekan di lokasi banjir yang berada di Tiban III.

Hasilnya, banjir diduga dipicu tanah bekas galian proyek perusahaan yang masuk ke gorong-gorong sehingga menyumbat drainase sekitar.

Baca: Persebaya vs Persib - Adu Gengsi Sesama Pelatih Argentina

Baca: Kasus DBD di Tanjungpinang Selama Bulan Juli Tercatat 29 Kasus, Meningkat!

Baca: WN Myanmar Selama 23 Tahun Tinggal di Karimun, Begini Reaksi Imigrasi

"Kami akan lakukan normalisasi saluran air di tempat tersebut," kata Deputi IV BP Batam, Eko Budi Soepriyanto, Rabu (25/7/2018).

Sementara kepada pihak perusahaan yang melakukan pekerjaan pembangunan, Eko mengatakan, pihaknya akan menindak tegas jika terbukti melakukan pelanggaran.

Diantaranya izin kegiatannya akan dikaji lagi hingga sanksi pencabutan izin.

"Kami akan lihat perizinannya seperti apa dulu," ujarnya.

Tak hanya kawasan Tiban III, Eko mengaku juga sudah memerintahkan anggotanya untuk mengecek daerah-daerah lain yang kerap menjadi langganan banjir.

"Ada yang karena penimbunan tanah, sampah. Ada juga karena di pinggir saluran air itu ada tiang pancang, sehingga mempersempit arus jalannya air," kata Eko.

"Kami akan coba normalisasi saluran air. Tentunya kami akan bekerjasama dengan dinas atau instansi terkait. Baik dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemko Batam, atau dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," kata Eko.

Mengantisipasi banjir yang kerap terjadi di Batam, Eko mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke dalam saluran air.

Keberadaan sampah itu akan dapat menutupi atau mempersempit saluran air yang ada sehingga ketika hujan turun, saluran air tak bisa menampung debit air lagi.

"Kami mengimbau warga agar sadar, tak buang sampah sembarangan," kata Eko. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Rachta Yahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved