Belajar dari Kampung Leles, Anak-Anak Bebas Protes Orang Tua yang Suka Main HP

Terdapat beberapa peraturan yang telah disepakati bersama, salah satunya pembatasan penggunaan gawai sebelum berusia 18 tahun.

Belajar dari Kampung Leles, Anak-Anak Bebas Protes Orang Tua yang Suka Main HP
kompas.com
Anak-anak di Kampung Leles, Yogyakarta.

TRIBUNBATAM.id, YOGYAKARTA - "Selamat Datang di RW 18 Ramah Anak, Kawasan Wajib Senyum", demikian bunyi spanduk di pintu masuk di Kampung Leles RW 18, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta.

Setiap sore, tawa ceria anak-anak mewarnai sepanjang jalan.

Anak-anak membaca buku cerita, memainkan mainan tradisional hingga bermain masak-masakan.

Para orangtua asyik mengawasi anak-anaknya yang asyik bermain sembari berinteraksi dengan warga lainnya.

Kampung Leles dikenal sebagai kampung ramah anak.

Terdapat beberapa peraturan yang telah disepakati bersama, salah satunya pembatasan penggunaan gawai sebelum berusia 18 tahun.

Ketua RW 18 Kampung Leles, Paijan Trisnoharjono, mengatakan, di Kampung Leles, ada sekitar 100 anak dengan rentang usia dari pra-TK hingga 18 tahun.

Dahulu sebelum deklarasi, banyak anak di bawah umur yang setiap hari asyik bermain ponsel.

Orangtua yang sibuk memberikan gawai kepada anaknya untuk bermain hingga akhirnya anak-anak kecanduan gawai dan tidak mau berinteraksi dengan teman-temanya.

Namun setelah adanya peraturan, anak-anak sudah meninggalkan bermain gawai.

Baca: Bintan Dihebohkan Penangkapan Ular di Kampung Lengkuas, Benarkah Jenis King Cobra?

Baca: Hujan Reda, Warga Tiban III Dikejutkan dengan Penampakan Ular Saat Bersihkan Parit

Baca: Banjir di Kawasan Tiban III Karena Air Parit Meluap Saat Hujan Turun Deras

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved