Mengapa Anda Merasa Banyak Masalah dalam Hidup? Beginilah Cara Unik Otak Mendefenisikannya

Kenapa banyak masalah dalam hidup rasanya terus-terusan muncul, betapapun kita bekerja keras untuk menyelesaikannya?

Mengapa Anda Merasa Banyak Masalah dalam Hidup? Beginilah Cara Unik Otak Mendefenisikannya
monsitj
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id- Kenapa banyak masalah dalam hidup rasanya terus-terusan muncul, betapapun kita bekerja keras untuk menyelesaikannya?

Ternyata cara otak manusia memproses informasi sungguh unik sehingga sesuatu yang seharusnya jarang ada, malah jadi terlihat di mana-mana.

Contohnya program ronda, di mana para sukarelawan melapor ke polisi ketika mereka menemukan sesuatu yang mencurigakan.

Bayangkan seorang sukarelawan baru yang ikut meronda untuk membantu menurunkan tingkat kejahatan di wilayahnya.

Ketika ia baru mulai meronda, ia membunyikan alarm ketika melihat tanda-tanda kejahatan serius, misalnya penyerangan atau perampokan.

Mari berasumsi upaya ini efektif dan, seiring waktu, penyerangan dan perampokan menjadi semakin jarang.

Apa yang akan dilakukan sang sukarelawan setelahnya?

Satu kemungkinan adalah ia akan bersantai dan berhenti melapor ke polisi.

Toh kejahatan serius yang dulu ia risaukan kini tak ada lagi.

Baca: BI Prediksi Defisit Transaksi Berjalan Tahun Ini Naik Jadi Rp362,5 Triliun

Baca: BI Rate Sudah Naik 3 Kali, Astra Finance Masih Pertahankan Bunga Kredit Lama

Tapi Anda mungkin punya intuisi yang sama dengan kelompok riset, bahwa banyak sukarelawan dalam situasi ini tidak akan bersantai hanya karena tingkat kejahatan menurun.

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help