Mengapa Anda Merasa Banyak Masalah dalam Hidup? Beginilah Cara Unik Otak Mendefenisikannya

Kenapa banyak masalah dalam hidup rasanya terus-terusan muncul, betapapun kita bekerja keras untuk menyelesaikannya?

Mengapa Anda Merasa Banyak Masalah dalam Hidup? Beginilah Cara Unik Otak Mendefenisikannya
monsitj
Ilustrasi 

Alih-alih, mereka akan mulai menyebut beberapa hal sebagai 'mencurigakan' padahal mereka tidak pernah memedulikannya ketika tingkat kejahatan masih tinggi, misalnya menyeberang sembarangan atau keluyuran di malam hari.

Jika program ronda efektif dan tingkat kejahatan turun, lantas apakah para sukarelawan akan bersantai? Tidak juga.

Anda mungkin bisa membayangkan banyak situasi serupa, di mana masalah rasanya tidak selesai-selesai karena seseorang terus mengubah cara mereka  mendefinisikannya.

Bagaimana Anda tahu jika Anda semakin dekat pada solusi sebuah masalah, jika Anda terus mendefinisikan ulang masalahnya?

Lalu bagaimana memahami kapan perilaku seperti ini muncul, alasannya, dan cara mencegahnya jika bisa? Perhatikan langkah-langkah ini:

1. Cari masalah

Untuk mempelajari bagaimana konsep berubah ketika mereka menjadi lebih jarang, periset membawa sukarelawan ke laboratorium dan memberi mereka tugas sederhana.

Mereka melihat serangkaian wajah buatan-komputer dan memilih wajah mana yang dirasa "mengancam".

Wajah-wajah tersebut telah dirancang dengan teliti oleh peneliti dengan rentang dari sangat mengancam sampai sangat tidak berbahaya.

Setelah menunjukkan semakin sedikit wajah yang mengancam seiring waktu kepada para sukarelawan, maka didapati bahwa mereka memperluas definisi 'mengancam' dengan melibatkan lebih banyak wajah.

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help