Mengapa Anda Merasa Banyak Masalah dalam Hidup? Beginilah Cara Unik Otak Mendefenisikannya

Kenapa banyak masalah dalam hidup rasanya terus-terusan muncul, betapapun kita bekerja keras untuk menyelesaikannya?

Mengapa Anda Merasa Banyak Masalah dalam Hidup? Beginilah Cara Unik Otak Mendefenisikannya
monsitj
Ilustrasi 

Dengan kata lain, ketika mereka kehabisan wajah yang mengancam, mereka mulai menunjuk wajah-wajah yang awalnya mereka anggap tidak berbahaya.

Bukannya kategori yang tetap, apa yang kita anggap sebagai ancaman tergantung pada berapa banyak ancaman yang kita lihat belakangan ini.

Ketidak-konsistenan ini tidak terbatas pada penilaian tentang ancaman.

Dalam eksperimen lain, periset meminta orang-orang untuk membuat keputusan yang lebih sederhana: menentukan apakah titik-titik di layar berwarna biru atau ungu.

Ketika titik biru menjadi semakin jarang, mereka mulai menyebut titik berwarna sedikit ungu sebagai biru.

Mereka bahkan melakukannya ketika kami memberi tahu mereka bahwa titik biru akan menjadi semakin jarang, atau ketika kami menawarkan hadiah uang tunai agar mereka tetap konsisten.

Riset ini menunjukkan bahwa perilaku tersebut tidak sepenuhnya di bawah kendali sadar.

Setelah mengkaji hasil eksperimen tentang wajah mengancam dan penilaian warna, kelompok riset kami bertanya-tanya apakah perilaku ini unik pada sistem visual.

Apakah perubahan konsep ini juga terjadi dalam penilaian non-visual?

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help