Perhatian pada Islam, Insinyur Jepang Ini Ciptakan Masjid Bergerak. Ternyata Banyak yang Pesan

Pria ini memiliki perhatiannya sangat khusus kepada kalangan muslim sejak berkenalan dengan negara-negara Timur Tengah, khususnya Qatar.

Perhatian pada Islam, Insinyur Jepang Ini Ciptakan Masjid Bergerak. Ternyata Banyak yang Pesan
Kolase
Yasuharu Inoue, CEO Yasu Project dengan masjid bergerak rancangannya. 

Alhasil,  Inoue kemudian merancang sebuah masjid bergerak pertama di dunia.

Ia menggunakan truk Hino besar dengan berat 25 ton yang bisa menampung 50 orang salat di dalamnya.

Bagian belakang dan samping truk 25 ton dimodifikasi menjadi tangga dan pintu masuk masjid.

Foto: AP

Sedangkan masjid berasal dari bagian dalam truk yang mengembang ke luar.

Semuanya dilakukan hanya dengan memencet satu tombol, truk tersebut kemudian berubah menjadi ruangan berukuran 48 meter persegi dan dapat menampung 50 jamaah yang salat.

Ruangan itu sangat nyaman karena sudah terkembang karpet khusus untuk salat serta empat pendingin ruangan.

Selain itu, juga ada toilet dan tempat berwudhu yang juga keluar dari badan truk secara otomatis.

"Masjid mobile sangat penting bagi orang-orang Muslim, baik orang Jepang atau turis-turis Muslim yang mengunjungi Jepang," katanya.

Di negara tersebut, jumlah orang beragama Islam diperkirakan mencapai 200.000 orang, baik warga Jepang atau pendatang yang bekerja dan sekolah di Jepang.

Lebih penting lagi, kata Inoue, saat Olimpiade ini, truk ini bisa ditempatkan di mana saja sesuai kebutuhan.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved