Di Penampungan Baru, Korban Kebakaran Kampung Belian, Keluhkan Air Bersih dan Nyamuk

Akibat tidak tersedianya air, warga terpaksa masih menggunakan air dam yang diangkut mobil tangki Dinas Perumahan

Di Penampungan Baru, Korban Kebakaran Kampung Belian, Keluhkan Air Bersih dan Nyamuk
TRIBUNBATAM/LEO HALAWA
Warga korban kebakran menggunakan air tangki untuk kebutuhan sehari-hari seperti dipotret, Kamis (26/7/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sebanyak 80 Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran Kampung Belian kini diusingkan ke Ruko Central Aladin 2 atau samping perumahan Paragon Hill.

Di tempat penampungan baru ini, warga korban kebakaran mengeluhkan soal air bersih.

Akibat tidak tersedianya air, warga terpaksa masih menggunakan air dam yang diangkut mobil tangki Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertamanan Kota Batam.

Baca: Tujuh Unit Rumah di Taman Eiren Tiban Baru Diterjang Banjir Lumpur Saat Hujan Deras Rabu Kemarin

Baca: Persebaya vs Persib - Gomez Tak Gentar Rekor Kemenangan Kandang Bajul Ijo

Baca: 5 Fakta Polwan Ditemukan Gantung Diri di Sagulung Batam. Tinggalkan 2 Anak yang Masih SD

"Di ruko ini ada pipa ATB. Tapi sejak pindah Sabtu 21 Juli 2018 ke sini, tidak ada air yang mengalir. Kami sangat ingin air ATB bisa mengalir ke sini. Karena kalau di tangki ini kebanyakan, gak cukup," ujar Lina, seorang warga saat dijumpai Tribun Batam, Kamis (26/7/2018).

Hen korban kebakaran lainnya, mengatakan hal yang sama. Menurut dia, tidak saja hanya air bersih yang dikeluhkan, nyamuk pun masih banyak.

"Kalau bisa, kami kami minta fogging lah sesekali. Diperiksa kesehatan sesekali juga. Karena ada sebagian yang sakit, demam. Mungkin faktor cuaca,'' pinta warga tersebut.(leo)

Penulis: Leo Halawa
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help