Karena Sejumlah Faktor Ini, Ekonomi Syariah Indonesia Tertinggal dari Thailand dan Australia

Perkembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia juga turut tertinggal dari negara semacam Thailand dan Australia.

Karena Sejumlah Faktor Ini, Ekonomi Syariah Indonesia Tertinggal dari Thailand dan Australia
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Petugas menunjukkan mata uang riyal di tempat penukaran Bank Mandiri Syariah yang ada di Asrama haji, Batam, Kamis (11/8/2016). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyatakan bahwa perkembangan aset syariah Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara tetangga, Malaysia.

Padahal, kata Bambang, populasi muslim di Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan di Malaysia.

"Ada suatu periode di mana sulit sekali aset dari perbankan syariah melewati 5 persen dan jika dibandingkan aset perbankan syariah Malaysia yang sudah 20 persen. Secara presentase kita jauh di bawah," kata Bambang dalam High Level Discussion Indonesia: Pusat Ekonomi Islam Dunia, di Kantor Kementerian PPN, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Tak hanya kalah dari Malaysia, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia juga turut tertinggal dari negara semacam Thailand dan Australia.

Padahal, jumlah penduduk muslim di sana sangat kecil bila dibandingkan dengan Indonesia.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo pun mengaku khawatir dengan kondisi tersebut.

Seharusnya, kata Perry, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia bisa lebih baik dari negara-negara itu.

"Saya pribadi merasa prihatin dengan perkembangan ekonomi dan keuangan halal di Indonesia karena tertinggal jauh dari begitu majunya perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di negara-negara lain," tutur Perry.

Perry menambahkan bahwa Thailand saat ini menguasai ekspor produk makanan halal dengan presentase 25 persen dari kebutuhan global.

Sementara Australia tercatat menjadi negara penghasil daging halal terbesar di dunia.

Baca: Jadi Negara Berpenduduk Muslim Terbesar di Dunia tapi Produk Halal Indonesia Kalah dengan Thailand

Baca: Sabtu Tengah Malam, Warga Bintan dan Tanjungpinang Bisa Saksikan Fenomena Langka Bulan Darah

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved