Saham Facebook Anjlok 24 Persen Gegara Petingginya Beri Peringatan Soal Pendapatan

Saham Facebook Inc anjlok hingga 24 persen pada perdagangan setelah bursa tutup (after hours) hari Rabu (26/7/2018) waktu AS.

Saham Facebook Anjlok 24 Persen Gegara Petingginya Beri Peringatan Soal Pendapatan
Facebook
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, NEW YORK- Saham Facebook Inc anjlok hingga 24 persen pada perdagangan setelah bursa tutup (after hours) hari Rabu (26/7/2018) waktu AS.

Pasar khawatir dampak masalah privasi pada bisnis Facebook setelah petingginya memperingatkan bahwa pertumbuhan pendapatan akan melambat bersama dengan kenaikan biaya.

Harga saham yang jatuh, juta merontokkan kapitalisasi pasar Facebook hingga ambles 150 miliar dolar AS dalam waktu kurang dari dua jam di perdagangan after hours.

Sekadar catatan, perdagangan after hours adalah perdagangan setelah jam bursa normal tutup.

Beberapa bursa saham dunia menyelenggarakan perdagangan seperti ini, termasuk bursa saham New York (NYSE).

Perusahaan ini memperingatkan investor bakal terjadi lompatan besar biaya karena upaya mereka mengatasi kekhawatiran tentang penanganan privasi pengguna yang buruk serta memantau postingan pengguna.

Total pengeluaran pada kuartal kedua melonjak menjadi 7,4 miliar dolar AS, naik 50 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

"Tingkat pertumbuhan pendapatan total kami akan terus berkurang pada paruh kedua tahun 2018. Kami memperkirakan tingkat pertumbuhan pendapatan kami menurun dengan persentase satu digit lebih tinggi dari kuartal sebelumnya secara berurutan di Q3 dan Q4," kata Chief Financial Officer David Wehner.

Baca: Di Depan Ratusan Tamu dan Live Facebook, Wanita Ini Umumkan Bahwa Calon Suaminya Tak Datang

Baca: Facebook Ingin Beli Hak Siar Liga Primer Inggris, Indonesia Bisa Menyaksikan?

Baca: Facebook Rancang Fitur Baru, Admin Grup Nantinya Akan Terima Gaji Bulanan

Biaya diperkirakan tumbuh 50 persen menjadi 60 persen dibandingkan dengan tahun lalu karena perusahaan ini berinvestasi dalam keamanan, pemasaran, dan akuisisi konten, katanya.

"Selama beberapa tahun ke depan, kami akan mengantisipasi bahwa margin operasi kami akan cenderung menuju pertengahan 30-an pada basis persentase," kata Wehner, menambahkan bahwa margin akan turun selama lebih dari dua tahun.

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help