Penemuan Mayat Bayi di Tempat Sampah

Sempat Ngaku tak Pernah Melahirkan, Begini Cara Polwan Buktikan EN adalah Ibu dari Bayi yang Dibuang

Ketika diperiksa dokter, sang dokter memang curiga terhadap EN. Namun, saat ditanya, tersangka tetap mengaku tidak pernah melahirkan.

Sempat Ngaku tak Pernah Melahirkan, Begini Cara Polwan Buktikan EN adalah Ibu dari Bayi yang Dibuang
tribun batam
Tersangka pembuang bayi yang ditemukan di tempat sampah, saat diamankan di Mapolsek Batuaji, Batam, Kamis (26/7/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- EN, tersangka pembuang bayi di perumahan Mukakuning Permai ll, Kelurahan Buliang, Batuaji, sempat tidak mengaku kalau dirinya pernah melahirkan.

Padahal, katika diperiksa, dia sempat dibawa ke klinik dan diperiksa dokter dengan alat USG.

Ketika diperiksa dokter, sang dokter memang curiga terhadap EN. Namun, saat ditanya, tersangka tetap mengaku tidak pernah melahirkan.

Akhirnya, untuk membuktikan kecurigaan dokter, dokter tersebut meminta kepada pihak polisi wanita (Polwan) agar melakukan pemeriksaan terhadap payudara tersangka.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Batuaji Kompol Syafrudin Dalimunte, Kamis (26/7/2018) siang.

"Nah disana kita konsultasi lagi sama dokter,lalu pihak dokter menyarankan agar payudara EN dicek oleh Polwan dan kita minta Polwan Sagulung memeriksa apakah mengeluarkan ASI. Dan, saat dicek positif dan tersangka tidak bisa mengelak lagi dan mengakui perbuatannya,"tuturnya.

Baca: BREAKINGNEWS: Ibu Pembuang Bayi Ditangkap Polisi, Sempat Mengaku tak Pernah Melahirkan

Baca: Penemuan Mayat Bayi di Tempat Sampah di Batuaji. Inilah 6 Fakta Kejadian yang Perlu Diketahui

Baca: VIDEO: Ditemukan Mayat Bayi di Tempat Sampah yang Sedang Dibakar di Batuaji

Jajaran Polsek Batuaji, Batam, mengamankan tersangka hari ini.

Jasad bayi tersebut ditemukan di jalan Bungaran Timur nomor 419, kemarin, Rabu (26/7/2018).

Adapun tersangka yang diamankan berisinial EN (24).

Dia adalah anak kos yang tinggal di depan tempat sampah dimana jasad bayi ditemukan.

Halaman
12
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help