OTT KPK

Kadis Pendidikan Lampung Selatan yang Ikut Terjerat OTT KPK Bersyukur Tidak Dijadikan Tersangka

Thomas bersyukur tidak dijadikan tersangka dalam kasus OTT KPK terkait dugaan suap kepada Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan.

Kadis Pendidikan Lampung Selatan yang Ikut Terjerat OTT KPK Bersyukur Tidak Dijadikan Tersangka
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan (kedua kanan) digiring petugas saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/7/2018). KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan dan dari OTT tersebut turut terjaring 3 tersangka lainnya dan mengamankan barang bukti uang Rp 700 juta. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA -- Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Thomas Amirico yang ikut terjerat OTT KPK akhirnya dibebaskan, Jumat (27/7/2018) malam.

Thomas bersyukur tidak dijadikan tersangka dalam kasus OTT KPK terkait dugaan suap kepada Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan.

Zainuddin yang juga adik dari Ketua MPR Zulkifli Hasan itu ditetapkan sebagai tersangka terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran tahun 2018.

"Alhamdulillah, terima kasih doanya, ya," kata Thomas sambil bergegas keluar dari Gedung Penunjang KPK Merah Putih Jakarta sekitar 21.53 WIB.

Baca: KPK Amankan Bupati Lampung Selatan, Sita Uang Ro 700 Juta. Begini Kejadiannya

Baca: Ditangkap KPK, Bupati Lampung Selatan Miliki Harta Rp 13,3 M. Ini Koleksi Hartanya

Baca: Zainudin Hasan, Bupati Lampung Selatan Ditangkap KPK Adiknya Zulkifli Hasan Ketua MPR

Thomas keluar bersama beberapa lelaki yang menjemputnya.

Thomas tiba di KPK pada Jumat (27/7/2018) pukul 13.37 WIB.

Dalam operasi tangkap tangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi di Kabupaten Lampung Selatan pada Kamis (26/7/2018), KPK menetapkan empat tersangka.

Empat tersangka itu adalah, Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan, Anggota DPRD Provinsi Lampung Agus Bhakti Nugroho, Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan Anjar Asmara dan bos CV 9 Naga Gilang Ramadan.

Atas perbuatannya sebagai pihak yang diduga pemberi, Gilang disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Sebagai pihak yang diduga penerima, Zainudin, Agus, dan Anjar Asmara disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Kadis Pendidikan Lampung Selatan Yang Dibawa KPK Saat OTT Bersyukur Tidak Dijadikan Tersangka"

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved